Tips Belajar Renang Si Kecil Jadi Lebih Mudah

Renang adalah salah satu jenis olahraga yang sangat diminati oleh sebagian besar masyarakat. Bahkan, sudah banyak orang tua yang mengajari anaknya cara berenang sejak kecil. Belajar renang adalah sesuatu yang menyenangkan bagi Si Kecil,  karena biasanya diiringi dengan lagu, mainan, dan games. Namun, bukan berarti anak bisa belajar renang diusia yang belum seharusnya.

American Association of Pediatrics (AAP) merekomendasikan waktu terbaik Si Kecil mulai belajar renang adalah saat berusia satu tahun. Hal ini tentunya untuk mencegah kejadian buruk yang tidak diinginkan, seperti tenggelam. Menjelang anak berusia satu tahun, para orang tua dapat mengajarkan anak tentang permainan air, keterampilan kesiapan berenang, dan keamanan di dalam dan di sekitar kolam renang.

Manfaat belajar renang pada anak.

Berenang dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan dan perkembangan mental Si Kecil. Bahkan, menurut Nuffield Health, tidak ada olahraga yang lebih baik untuk kesehatan secara keseluruhan selain berenang. Berenang baik untuk kesehatan jantung dan sirkulasi darah, membangun otot, serta membantu melepaskan endorfin, yaitu hormon yang menghilangkan rasa sakit dan stres alami pada tubuh, serta memberikan rasa bahagia.

Selain untuk kesehatan, berenang juga berperan penting dalam perkembangan mental Si Kecil. Dikutip dari Aquatica Swim Centre, manfaat belajar renang terhadap perkembangan mental anak adalah sebagai berikut.

  • Merangsang panca indera anak-anak.
  • Meningkatkan perkembangan otak dan emosi.
  • Pandai mengatasi rasa takut dan lebih percaya diri.
  • Melatih keterampilan interaksi sosial anak dengan teman-temannya.
  • Mengajarkan kedisiplinan pada anak.

Tips agar belajar renang Si Kecil jadi lebih mudah.

Anda sebagai orang tua dapat mengajarkan gaya renang sederhana pada anak, seperti gaya superhero. Gaya ini adalah posisi tubuh mengapung dengan meluruskan tangan ke depan sambil berpegangan pada tangan Anda. Namun sebelumnya, beberapa hal yang harus diajarkan kepada anak terlebih dahulu adalah:

  1. Melatih anak agar tidak takut dengan air.
  2. Buat aktivitas yang menyenangkan selama anak di dalam air.
  3. Lengkapi peralatan berenang Si Kecil dengan puddle jumper.
  4. Ajarkan teknik menahan napas di dalam air, salah satunya dengan meniup gelembung di air.
  5. Berikan waktu pada anak untuk bisa berenang dengan sering berlatih.
  6. Tidak kalah penting, berikan Si Kecil instruksi sederhana sehingga lebih mudah dipahami dan dipraktikkan.

Ketika belajar renang akan dimulai, maka Anda dapat mengawalinya dengan langkah berikut ini.

  • Masuk ke dalam air bersama-sama, pegang tangan Si Kecil untuk membantunya tetap mengapung di atas air.
  • Pegang anak Anda tepat di bawah ketiaknya. Minta Si Kecil untuk menghirup udara dan meniupkan kembali (hingga muncul gelembung) selama lima detik di bawah air untuk berlatih menghembuskan napas.
  • Biarkan anak Anda melayang selama lima detik di dalam air.
  • Pegang kembali Si Kecil tepat di bawah ketiaknya. Mintalah untuk meniup gelembung lima detik saat Anda berjalan perlahan ke belakang.
  • Minta Si Kecil menendangkan kakinya ke atas dan ke bawah.
  • Untuk belajar menarik napas, mintalah anak Anda mengangkat kepala, menarik napas, dan menggerakkan tangan mereka ke depan seperti harimau.
  • Ulangi gerakan-gerakan di atas beberapa kali.

Catatan dari SehatQ Jika Anda tidak dapat melatih anak berenang sendirian, Anda bisa menyewa seorang pelatih atau mengikutkan Si Kecil ke dalam sebuah kelas renang. Selain bisa berenang, banyak manfaat lain yang akan diperoleh Si Kecil dengan mengikuti kelas renang bersama pelatih handal dan teman-teman lainnya. Selain itu, Anda juga akan merasa aman dari bahaya buruk yang mungkin saja bisa terjadi selama anak belajar renang.

Uncategorized

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*