Bagaimana Speech Delay Didiagnosis & Hubungannya dengan Kemungkinan Kesembuhan

Umumnya, ketika anak berusia 2 tahun mereka sudah mampu mengatakan sekitar 50 kata dan berbicara dalam kalimat pendek, dua sampai tiga kata. Kosakata mereka akan mengalami peningkatan menjadi sekitar 1.000 kata saat usianya tiga tahun. Jika anak Anda belum memiliki kemampuan tersebut, patut diwaspadai, mungkin saja buah hati Anda mengalami speech delay.

Speech delay atau keterlambatan berbicara merupakan gangguan yang paling umum terjadi pada anak berusia 3-16 tahun. Dalam penelitian yang dipublikasikan oleh National Centre for Biotechnology Information dipaparkan bahwa gangguan tersebut dialami oleh 1 hingga 32 persen pada populasi normal.

Perkembangan bicara setiap anak berbeda-beda. Namun, terdapat patokan dasar yang dapat digunakan untuk mengukur sejauh mana kemampuan bicara anak Anda sesuai usianya. Hal ini bisa diterapkan untuk mendeteksi apakah anak Anda mengalami keterlambatan dalam berbicara atau tidak.

  • Penyebab-Penyebab Speech Delay

Meski ada banyak kemungkinan, tetapi beberapa hal penting yang dapat diketahui soal terjadinya speech delay antara lain:

  • Gangguan mulut, seperti masalah dengan lidah atau langit-langit (atap mulut).
  • Frenulum pendek (lipatan di bawah lidah), yang dapat membatasi pergerakan lidah.
  • Gangguan pendengaran.
  • Perkembangan lambat.
  • Cacat intelektual.

Penyebab lain termasuk:

  • Perampasan psikososial (anak tidak menghabiskan cukup waktu berbicara dengan orang dewasa).
  • Menjadi saudara kembar.
  • Autisme (gangguan perkembangan).
  • Mutisme pilihan (anak tidak mau bicara).
  • Cerebral palsy (gangguan gerakan yang disebabkan oleh kerusakan otak).

Fakta unik yang bisa dimasukkan ke dalam kelompok penyebab speech delay adalah penggunaan dua bahasa atau bilingual di rumahnya. Penggunaan dwibahasa atau  bilingual bisa memengaruhi bahasa dan ucapan anak.

Pasalnya, otak anak harus bekerja lebih keras untuk menafsirkan dan menggunakan 2 bahasa. Jadi mungkin perlu waktu lebih lama bagi anak-anak ini untuk mulai menggunakan satu atau kedua bahasa yang mereka pelajari.

  • Mendapatkan Diagnosis Speech Delay

Jika anak Anda diduga mengalami masalah komunikasi ini, Anda bisa segera menemui ahli patologi wicara-bahasa (SLP). Anda dapat menemukan ahli patologi bahasa sendiri atau meminta penyedia layanan kesehatan untuk merujukkan pada satu dokter ahli.

Peran SLP (atau ahli terapi wicara) di sini akan memeriksa kemampuan bicara dan bahasa anak. Mereka akan memeriksa mulut, langit-langit, dan lidah anak Anda. Ahli patologi akan melakukan tes standar dan mencari tonggak dalam perkembangan bicara dan bahasa anak. Mereka mungkin juga memeriksa pendengaran anak Anda. SLP juga akan memeriksa:

  • Apa yang dipahami anak Anda (disebut bahasa reseptif)
  • Apa yang bisa dikatakan anak Anda (disebut bahasa ekspresif)
  • Perkembangan suara dan kejernihan bicara
  • Status motorik lisan anak Anda (bagaimana mulut, lidah, langit-langit, dll—bekerja bersama untuk berbicara serta makan dan menelan).

Berdasarkan hasil diagnosis tersebut, ahli patologi wicara-bahasa mungkin akan merekomendasikan terapi wicara atau penanganan lain untuk mengatasi masalah speech delay anak Anda.

  • Peran Orang Tua Dalam Menangani Speech Delay

Adapun kemungkinan dari kesembuhan speech delay, selain terapi atau penanganan yang diberikan tenaga medis, peran orang tua juga amat dibutuhkan. Sebagai orang tua, Anda bisa melakukan di bawah ini untuk mendorong perkembangan anak Anda:

  • Fokus pada komunikasi. Bicaralah dengan anak Anda, bernyanyi, dan dorong peniruan suara dan gerak tubuh.
  • Bacakan untuk anak Anda. Mulailah membaca ketika anak Anda masih bayi. Cari buku-buku lunak atau papan atau buku bergambar yang sesuai dengan usia yang mendorong anak-anak untuk melihat saat Anda memberi nama gambar.
  • Gunakan situasi sehari-hari. Untuk membangun pidato dan bahasa anak Anda, ajaklah mengobrol sesering mungkin seperti berbicara mengenai aktivitas sehari-hari yang harus dilakukan saat di rumah.

***

Jika anak Anda mengalami speech delay, bukan berarti selalu ada sesuatu yang salah. Kuncinya ada pada seberapa cepat Anda mendapatkan diagnosis untuk segera memberikan dan penanganan. Hubungi dokter segera jika Anda memiliki kekhawatiran tentang perkembangan bicara atau bahasa anak Anda.

Read More Hidup Sehat