10 Obat Tradisional untuk Sembuhkan Demam Berdarah

Bukan rahasia umum lagi jika demam berdarah dengue (DBD) menjadi salah satu penyakit yang banyak memakan korban jiwa di Indonesia. Berbagai cara ditempuh untuk mengatasi penyakit ini, tak hanya dengan penanganan medis tetapi juga konsumsi obat demam berdarah. Salah satunya jambu biji yang memiliki kandungan yang terbukti bisa mengatasi DBD.

Selain jambu biji, ternyata terdapat beberapa jenis tanaman lain yang terbukti ampuh melawan penyakit demam berdarah. Menariknya, berbagai jenis tanaman ini juga merupakan bahan dari pembuatan jamu. Sehingga tak perlu susah-susah mencari karena dapat dengan mudah ditemukan di sekitar lingkunan.

Obat Demam Berdarah Dengue (DBD)

  1. Sambiloto

Memiliki nama latin Andrographis paniculata, dikenal banyak orang sebagai bahan jamu dalam kebudayaan Indonesia, terutama di Jawa. Jenis tanaman ini dikenal karena cita rasanya yang sangat pahit. Ekstrak metanol pada tanaman ini mampu menjadi penghambat dan antivirus tertinggi pada salah satu serotipe dengue.

  • Pepaya

Yang dimanfaatkan dari pepaya sebagai obat untuk demam berdarah adalah daunnya, karena memiliki potensi mematikan DBD. Hasil penelitian menyebut bahwa ekstrak berair daun pepaya menunjukkan aktivitas potensial terhadap DBD dengan peningkatan jumlah trombosit, sel darah putih dan neutrofil setelah lima hari pemberian ekstrak daun pepaya.

  • Bakau

Sifat anti demam berdarah berasal dari ekstrak etanol pohon bakau yang diketahui di dalam sel vero, ditandai dengan aktivitas penghambatan dan partikel virus yang tidak aktif. Pohon bakau sangat mudah ditemui di Indonesia karena manfaatnya yang banyak terutama di daerah pesisir pantai.

  • Pare

Merupakan salah satu jenis sayuran yang dikenal dengan rasa pahitnya dan kerap diolah menjadi masakan oleh masyarakat Indonesia. Tanaman ini ternyata juga mampu dimanfaatkan sebagai obat DBD, berasal dari ekstrak metanol tanaman ini, menunjukkan dampak penghambatan demam berdarah setelah uji antivirus berdasarkan efek sitopatik.

  • Patikan Kebo

Bisa dibilang tanaman ini sangat asing bagi kebanyakan orang meskipun sangat mudah ditemui karena merupakan jenis rumput yang umum di Indonesia. Tanaman ini bahkan dianggap gulma di kebun, di Filipina air rebusan patikan kebo dikenal sebagai obat tradisional yang sangat manjur untuk mengobati DBD.

  • Petai China

Juga dikenal dengan nama lamtoro, merupakan salah satu jenis tanaman yang sangat sering ditemui di Indonesia. Tanaman ini berkhasiat melawan DBD dengan galaktomanan yang sudah diektrasi sebelumnya dari biji petai china. Bahan tersebut terbukti menunjukkan aktivitas melawan virus demam kuning dan serotip demam berdarah.

  • Ruku-ruku

Bagi masyarakat Minangkabau mungkin sudah tidak asing lagi dengan jenis tanaman ini, biasanya daun ruku-ruku digunakan sebagai bumbu dalam memasak gulai Minangkabau. Digunakan karena bau wanginya yang khas, sementara penelitian menyebut air rebusan daun ini efektif mencegah demam berdarah.

  • Cabai Jawa

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ekstrak air cabai Jawa mampu meningkatkan aktivitas tinggi terhadap larva nyamuk. Tanaman ini juga dikenal sebagai cabai jamu, biasanya diuntai dan dikeringkan, ekstrak etanol dari cabai Jawa menunjukkan aktivitas partikel virus yang tidak aktif.

  • Amis-amisan

Tanaman ini juga dianggap seperti Patikan Kebo yakni sebagai rumput liar karena bisa hidup di berbagai jenis tanah. Namun, ekstrak etanol dari amis-amisan memperlihatkan aktivitas anti-dengue dengan cari 40 persen penghambatan terhadap DENV-2.

  1. Temu Kunci

Temu kunci atau juga dikenal dengan jahe China merupakan bahan rempah selanjutnya yang bisa digunakan sebagai obat demam berdarah. Aktivitas senyawa yang diektraksi dari temu kunci mampu menghambat protease virus yang juga telah diuji pada DENV-2.

Read More Penyakit