Musim Pancaroba Datang, Waspadai 5 Penyakit Ini

Musim pancaroba bisa menjadi tanda bagi para petani untuk mulai bersiap melakukan penanaman karena musim hujan sebentar lagi tiba. Namun bagi masyarakat umum, musim pancaroba juga dapat menjadi pertanda untuk bersiap-siap melakukan penjagaan kesehatan ekstra. Pasalnya, masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan ini cenderung mendatangkan banyak penyakit. 

Munculnya berbagai penyakit yang merebak pada musim pancaroba bukan tanpa alasan. Ini karena pada masa peralihan ini, terjadi perubahan suhu udara yang tidak menentu sehingga tubuh sulit beradaptasi. Fenomena alam seperti angin kencang juga hujan yang tiba-tiba pun kerap datang sehingga mudah melemahkan sistem imunitas Anda. Mulai menghilangnya sinar matahari pun membuat Anda bisa kekurangan kadar vitamin D yang sebenarnya baik untuk menjaga imunitas. 

Berikut ini adalah beberapa penyakit yang identik dengan musim pancaroba. Meskipun penyakit—penyakit ini juga kerap terjadi pada musim lainnya, musim pancaroba seakan-akan meningkatkan jumlah penularan penyakit ini. 

  1. Demam Berdarah 

Demam berdarah dengue (DBD) seakan menjadi momok yang menyeramkan tiap kali musim pancaroba datang. Pasalnya menjelang musim hujan, kasus DBD meningkat tajam. Kondisi tersebut bukan tanpa alasan. Perubahan suhu dari musim kemarau ke musim hujan membuat populasi nyamuk melesat tajam, tidak terkecuali populasi nyamuk aedes aegypti yang menjadi sumber penyakit DBD. 

Gejala DBD yang paling kentara adalah munculnya bintik-bintik merah di kulit penderitanya. Namun selain itu, Anda juga mewaspadai gejala nyeri sendi, mual dan muntah, sakit kepala, sampai pembengkakan kelenjar getah bening. Pasalnya, gejala-gejala tersebut juga merujuk ke penyakit DBD. 

  1. Influenza 

Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh virus dan menyerang saluran pernapasan, seperti influenza, juga kerap terjadi pada musim pancaroba. Pasalnya, suhu yang lebih rendah pada musim pancaroba membuat kondisi menjadi lembap dan virus menjadi lebih kuat bertahan hidup. Di sisi lain, sinar matahari menjadi lebih sedikit sehingga asupan vitamin D yang menopang sistem imunitas seseorang dapat menurun. 

Anak-anak dan orang lanjut usia menjadi golongan yang rentan mengalami influenza, khususnya pada peralihan musim seperti pancaroba. Ini karena sistem imunitas mereka cenderung lebih rendah. Gejala dari influenza sendiri meliputi sakit tenggorokan, batuk, pilek, sampai demam. 

  1. Diare 

Kondisi lembap pada musim pancaroba tidak hanya membuat virus influenza senang. Berbagai virus lain pun bersukacita karena kelembapan tersebut membuat mereka lebih kuat. Salah satunya adalah virus dan bakteri penyebab diare. 

Gejala dari diare khususnya adalah feses yang encer dan berulang kali pada penderita sehingga membuat cairan tubuh berkurang drastis. Umumnya pula, diare akan diikuti oleh rasa kembung dan mual yang mengganggu. Penularan diare biasa melalui makanan yang terkontaminasi. 

  1. Asma 

Penurunan suhu yang terjadi pada peralihan musim kerap membuat masalah saluran pernapasan. Bagi penderita asma, saat-saat inilah yang mesti diwaspadai sebab dapat membuat penyakit asma kambuh. Asma merupakan kondisi ketika saluran napas menyempit dan membengkak disertai dengan produksi lendir yang cukup banyak. 

Tidak hanya karena menurunnya temperatur cuaca, musim pancaroba rentan memunculkan kasus asma karena ada kecenderungan angin kencang pada masa peralihan ini. Angin tersebut kerap membawa berbagai pemicu alergi yang bisa memantik kambuhnya penyakit asma seseorang. 

  1. Chikungunya 

Satu lagi penyakit yang identik dengan musim pancaroba dan disebabkan oleh nyamuk, yaitu chikungunya. Meningkatnya kasus penyakit ini pada peralihan musim tak lain karena populasi nyamuk cenderung meningkat tajam jika ada perubahan suhu yang cukup ekstrem. 

Penularan penyakit ini berasal dari gigitan nyamuk. Anda akan mengalami gejala demam dan nyeri sendi jika mulai terjangkit penyakit ini. Berhati-hatilah sebab sama seperti DBD, chikungunya merupakan penyakit menular. 

*** 

Supaya dapat melalui musim pancaroba dengan lebih nyaman dan sehat, selalu perhatikan makanan yang Anda asup beserta kebersihan lingkungan. Makanan yang sehat dan lingkungan yang bersih dapat meningkatkan imunitas dan meminimalkan pertumbuhan virus yang tidak diharapkan. Anda pun dapat menjalani musim pancaroba dengan lebih prima.

Penyakit

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*