Manfaat Jeruk Kasturi yang Menyehatkan Tubuh

Berbeda dengan jeruk pada umumnya, jeruk kasturi punya aroma yang lebih harum. Air perasan buahnya bercita rasa masam saat sudah masak, dan pahit bila masih mentah. Biasanya, jeruk kasturi ini digunakan sebagai campuran masakan atau minuman. Di balik rasanya yang asam, jeruk ini punya banyak manfaat bagi kesehatan. Tidak heran, banyak orang yang rutin mengkonsumsinya.

Ada yang mengenalnya dengan sebutan jeruk kasturi, ada pula yang menyebutnya sebagai limau kasturi, bahkan tidak sedikit yang menjulukinya sebagai buah kalamansi. Apa pun nama yang Anda kenal, buah ini memiliki rasa yang khas dan kaya akan manfaat bagi kesehatan tubuh.

Jeruk Kasturi adalah jenis jeruk yang tumbuh pada pohon kecil yang mirip dengan semak dengan ketinggian maksimal 3-4 meter dan batang yang bercabang banyak. Buahnya bulat dan berukuran kecil mirip jeruk nipis, namun memiliki daging buah yang berwarna jingga.

Kulit dari buah jeruk Kasturi ini berwarna hijau tua saat masih muda, sedangkan saat sudah matang akan berwarna kekuningan. Saat masih muda atau pun sudah matang, rasa jeruk ini cenderung masam sehingga jarang dikonsumsi langsung dalam keadaan segar seperti jeruk Medan.

Limau Kasturi merupakan buah yang baik bagi kesehatan karena buah ini hanya mengandung sedikit kalori dan kaya akan serat. Sama seperti jenis jeruk lainnya, jeruk Kasturi ini juga kaya akan vitamin C, kalium, air, dan asam sitrat 5,5 persen yang memberi rasa asam pada daging buahnya.

Manfaat buah jeruk Kasturi

  • Mencegah kanker

Manfaat limau Kasturi ini dating dari kandungan vitamin C (asam askorbat) yang mencapai 40,2 mg/100 ml air dan flavonoid yang mencapai 1,4 mg/100 ml. vitamin C dan flavonoid ini dapat bertindak sebagai antioksidan yang mampu menetralkan oksigen reaktif yang dapat merusak sel tubuh dan bersifat kronis seperti kanker.

  • Meningkatkan imunitas tubuh

Kaya akan vitamin C, jeruk Kasturi sering dikonsumsi untuk meningkatkan imun tubuh. Kandungan antioksidan dan antibacterial dalam jeruk Kasturi juga dapat menstimulasi produksi sel darah putih, dan melawan dampak buruk dari radikal bebas.

  • Menurunkan kadar kolesterol jahat dan tekanan darah tinggi

Kemampuan flavonoid dalam menetralisir radikal bebas juga memiliki efek baik lainnya bagi tubuh, yakni mencegah terjadinya peradangan sekaligus menurunkan kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Flavonoid juga dapat mencegah naiknya tekanan darah atau dikenal dengan istilah hipertensi.

Sifat antihiperkolesterolimia dan antihipertensi pada jeruk kasturi ini juga sudah pernah diuji pada hewan yang diberi diet tinggi lemak dan tinggi kolesterol. Hasilnya, hewan yang diberi ekstrak jeruk kasturi secara rutin itu menunjukkan terjadinya penurunan lipid.

  • Meningkatkan kesehatan pernapasan

Kadar asam sitrus yang tinggi pada air jeruk Kasturi, dapat membantu mengurangi dahak dan lender penyebab infeksi. Selain itu, jeruk Kasturi juga bisa membantu meredakan peradangan di tenggorokan dan saluran pernapasan.

  • Mencegah penyakit kardiovaskular

Kandungan polifenol dalam jeruk kalamansi alias kasturi juga dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Meski demikian, khasiat ini belum bisa dijelaskan secara ilmiah sehingga klaim tersebut belum bisa menjadikan limau kasturi sebagai pengobatan alternatif pada penderita stroke atau penyakit kardiovaskular lainnya.

Hidup Sehat

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*