Kenali Seluk Beluk Veneer Gigi Sebelum Mendapatkannya

Veneer gigi adalah lapisan tipis berwarna seperti gigi yang dipasang di bagian depan permukaan gigi untuk memperbaiki tampilannya. Biasanya, veneer gigi terbuat dari bahan porcelain atau resin dan dipasang permanen pada gigi. Veener gigi dapat digunakan untuk merawat beberapa masalah tampilan gigi seperti gigi yang rusak, hilang warna, renggang, dan memiliki ukuran yang lebih kecil daripada gigi rata-rata pada umumnya. Beberapa orang mungkin hanya membutuhkan satu buah veener apabila terdapat gigi yang rusak atau cuil, namun banyak orang membutuhkan sekitar satu hingga 8 veneer gigi agar dapat menciptakan tampilan yang simetris. 8 gigi depan merupakan gigi yang paling sering digunakan untuk tempat penempelan veneer.

Manfaat dan kerugian menggunakan veneer gigi

Manfaat terbesar menggunakan veneer gigi adalah tampilan gigi yang berubah menjadi semakin lebih baik, lebih putih, dan gigi terlihat simetris. Veneer gigi biasanya digunakan untuk merawat masalah kosmetik seperti gigi yang cuil atau rusak, memudarnya warna atau warna gigi yang tidak rata yang tidak dapat diatasi dengan pemutih gigi biasa, adanya jarak lebar di antara gigi, gigi berukuran kecil, dan gigi yang memiliki bentuk aneh. Veneer gigi dapat bertahan hingga lebih dari 10 tahun, tergantung dengan tipe veneer yang Anda pilih. Hal ini membuat veneer sebagai bentuk investasi semi-permanen agar Anda merasa lebih percaya diri saat tersenyum atau berbicara.

Namun, selain manfaat di atas, ada kerugian tersendiri apabila Anda memutuskan untuk memasang veneer gigi. Beberapa kerugian tersebut seperti:

  • Proses veneer gigi tidak reversible dan membutuhkan biaya yang tinggi
  • Apabila veneer gigi rusak atau retak, veneer tidak dapat diperbaiki
  • Karena lapisan enamel telah dihilangkan, gigi akan berubah menjadi lebih sensitif terhadap makanan dan minuman yang panas ataupun dingin
  • Warna veneer dapat berbeda dengan warna gigi asli Anda. Selain itu, warna veneer tidak bisa diubah apabila sudah dipasang. Apabila Anda ingin memutihkan gigi, lakukan pemutihan gigi terlebih dahulu sebelum mendapatkan veneer
  •  Meskipun jarang terjadi, veneer dapat terlepas. Untuk menghindari hal tersebut, hindari menggigit kuku, pensil, es, atau benda-benda keras lainnya. Selain itu, hindari menempatkan tekanan yang besar pada gigi
  • Gigi yang dipasangi veneer masih dapat mengalami kerusakan, sehingga bukan pilihan yang cocok bagi orang-orang yang memiliki kondisi gigi dan mulut yang tidak sehat (misalnya memiliki gigi berlubang dan penyakit gusi, gigi yang lemah, dan tidak memiliki lapisan enamel yang cukup pada permukaan gigi)

Veneer gigi membutuhkan perawatan khusus?

Veneer gigi tidak membutuhkan perawatan khusus. Pastikan Anda terus melakukan praktik menjaga kesehatan mulut dengan menyikat gig, melakukan flossing, dan berkumur menggunakan obat kumur antiseptik dengan rutin seperti biasa. Namun, hal yang perlu diketahui adalah walaupun veneer gigi tidak mudah ternoda, dokter gigi mungkin akan merekomendasikan Anda untuk menghindari makanan dan minuman yang dapat menyebabkan noda pada veneer seperti kopi, teh, dan anggur merah.

Meskipun ada alternatif perawatan gigi lain seperti bonding dan crown, veneer gigi menawarkan pilihan yang baik dan menengah serta cocok bagi mereka yang ingin mengubah tampilan gigi lebih baik dari bonding, namun tidak membutuhkan komitmen seperti pada crown. Veneer gigi juga cukup terjangkau, dengan biaya sekitar 700ribu rupiah per veneer. Namun, biasanya, biaya untuk mendapatkan veneer tidak oleh asuransi kesehatan. Untuk memastikannya, hubungi langsung pihak asuransi gigi Anda.

Hidup Sehat

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*