Cara Membuat Masker Penghilang Flek Wajah

Disebut juga dengan ephelis merupakan bintik-bintik kecil pada kulit yang berwarna lebih gelap ketimbang kulit area sekelilingnya, kondisi ini dikenal dengan sebutan flek hitam.  Flek hitam tak hanya muncul di wajah, tetapi juga bisa mncul di lengan, dada dan leher. Salah satu cara untuk mengatasi, biasanya orang menggunakan masker penghilang flek hitam.

flek hitam

Munculnya flek hitam adalah kondisi yang wajar dan bisa terjadi terhadap seseorang di segala usia, khususnya jika memasuki musim panas dan seseorang memiliki kulit putih. Penyebab munculnya kondisi adalah peningkatan produksi pigmen alami kulit atau juga dikenal dengan nama melanin, flek hitam juga disebut freckles.

Masker Penghilang Flek Hitam

Munculnya flek hitam di wajah tentu mengganggu penampilan, untuk mengatasinya bisa digunakan masker salah satunya memakai bahan alami yang mudah didapat. Meski demikian, perlu diketahui jika masker yang digunakan untuk meghilangkan flek hitam ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut guna memastikan efektivitasnya.

Untuk mendapatkan hasil yang efektif, seseorang perlu melakukan konsultasi dengan doker spesialis kulit. Hal ini harus dilakukan terlebih dahulu untuk mengetahui apakah seseorang cocok menggunakan masker berbahan alami atau tidak. Krim retinoid menjadi salah satu bahan masker yang sangat disarankan digunakan.

Obat ini berfungsi mencerahkan sekaligus mengatasi flek hitam, bisa mencerahkan kulit tanpa mengurangi tampilan flek hitam dengan aman dan efektif. Hasil pengobatan dengan retinoid topikal umumnya dapat dilihat setelah penggunaan rutin selama beberapa bulan, obat ini juga bisa didapat dengan menggunakan resep dokter.

Bahan Alami Masker

  1. Teh Hijau

Bahan ini memiliki kandungan antioksidan dan antiradang yang membantu mencegah tanda-tanda penuaan, seperti kerutan dan flek hitam di wajah. Ditambah ekstrak teh hijau mampu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet B (UVB), ini juga mencegah adanya kemuncula flek hitam, cara memakai teh hijau sebagai masker wajah juga terbilang mudah.

Cukup meletakkan kapas pada teh hijau, kemudian letakkan pada area wajah yang terdapat flek hitam, lakukan selama 15 menit. Bahan masker juga bisa ditambah dengan buah pisang atau juga bisa kiwi yang sudah dihaluskan terlebih dahulu.

  1. Lemon

Lemon diketahui mengandung asam sitrat yang berfungsi untuk membantu mencerahkan flek hitam di wajah. Gunakan sebanyak setengah buah lemon dicampur dengan satu sendok makan madu. Setelah itu, oleskan ke seluruh wajah tetapi hindari area mata dan mulut. Lakukan selama 15 hingga 30 menit atau hingga masker mengering.

  1. Bawang Putih dan Bombay

Manfaat bawang putih untuk meningkatkan sirkulasi darah, sementara bawang bombay dapat menghilangkan bekas jaringan parut di wajah. Apabila kedua bahan alami ini dikombinasikan diklaim sebagai masker yang ampuh hingga mampu menghilangkan flek hitam di wajah. Cukup haluskan satu iris bawang lalu tempelkan pada wajah selama 15 menit.

  1. Lidah Buaya

Memiliki kandungan aloesin, zat yang dapat menghambat produksi melanin berlebih, inilah yang membuat lidah buaya ampuh digunakan sebagai masker wajah penghilang flek. Cukup oleskan lidah buaya pada permukaan wajah, lalu diamkan selama 15 menit. Pijat area wajah selama dua hingga tiga menit, setelah itu bilas hingga bersih.

  1. Kentang

Cara menghilangkan flek hitam selanjutnya adalah menggunakan kentang, bahan ini mengandung zat alami yang fungsinya mencerahkan kulit. Salah satunya menghilangkan flek hitam, cukup gunakan satu buah kentang, satu sendok teh air lemon dan susu bubuk. Campurkan ketiga bahan, setelah itu gunakan sebagai masker.

Read More Hidup Sehat

Manfaat Bunga Kantil Ini Dapat Obati Masalah Psikologis!

Bunga kantil sering kali diidentikkan dengan hal-hal yang mistik, padahal jika Anda tahu, manfaat bunga kantil banyak sekali bagi kesehatan tubuh. Namun, orang jarang sekali tahu tentang manfaat dari bunga tersebut. 

Bunga kantil banyak sekali tumbuh di hampir seluruh wilayah Indonesia ini biasanya tumbuh di daerah pemakaman. Hal inilah yang membuat bunga kantil sering dianggap mistis oleh banyak orang. Bunga ini memiliki warna putih dengan ujung tangkai yang berwarna hijau dan memiliki aroma yang sangat kuat serta wangi sekali.

Meskipun sering dianggap mistis, bunga kantil memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan kecantikan di antaranya:

  1. Mengobati kecemasan

Bunga kantil memiliki kandungan ansiolitik yang secara langsung dapat mempengaruhi keseimbangan hormonal dalam tubuh, terutama hormon stres atau mengelola kecemasan. Dengan mengatur sistem endokrin, bunga kantil dapat membantu mengurangi kecemasan dan stres tersebut, sehingga akan menenangkan pikiran dan menurunkan pelepasan hormon dalam tubuh. Selain itu, manfaat bunga kantil lainnya dapat membantu meringankan depresi dengan merangsang pelepasan hormon dopamine dan kesenangan yang dapat membantu mengubah suasana hari Anda. 

  1. Mengurangi radang gusi

Radang gusi atau yang biasa disebut dengan gingivitis dapat dikurangi dengan bunga kantil ini. Jadi, bunga kantil akan mengurangi perdarahan ataupun pembengkakan akibat radang gusi. Carilah pasta gigi yang mengandung ekstrak bunga kantil untuk mengobati masalah mulut tersebut. 

  1. Meringankan gejala pada menopause

Sebuah penelitian mengatakan bahwa mengonsumsi produk tertentu yang mengandung ekstrak bunga kantil dapat meringankan gejala pada penderita menopause yang berupa hot flashes. Tidak hanya itu, penderita pun akan mendapatkan kualitas tidur yang baik. 

  1. Mengelola diabetes

Manfaat lain dari Bunga kantil adalah dapat mengelola diabetes, di mana kemampuan senyawa aktifnya dapat meniru kortisol, yang berpotensi membantu tubuh mengontrol pelepasan dan pengelolaan gula darah pada penderita diabetes. Hal ini pun dapat sangat membantu mencegah diabetes berkembang lebih tinggi lagi. 

  1. Meningkatkan kesehatan hati

Bersamaan dengan menstimulasi sistem limfatik dan meningkatkan tingkat racun yang dikeluarkan dari tubuh. Manfaat bunga kantil pun sering kali dikaitkan dapat mengurangi penumpukan lemak di sekitar hati, salah satu penyebab utama gagal hati setelah mengonsumsi alkohol berlebihan. 

Selain beberapa manfaat di atas, bunga kantil pun dipercaya dapat meringankan beberapa gangguan kesehatan seperti berikut:

  • Kecemasan
  • Depresi
  • Masalah pencernaan
  • Peradangan
  • Hidung tersumbat
  • Hidung berair
  • Pilek biasa
  • Sakit kepala
  • Bintik hitam wajah
  • Sakit gigi

Namun perlu Anda ketahui, bunga kantil bisa berbahaya jika dikonsumsi oleh ibu hamil. Pasalnya, mengonsumsi kuncup bunga kantil disebut dapat menyebabkan rahim kontraksi dan dapat menyebabkan keguguran. Begitupun pada ibu menyusui, meskipun efeknya belum jelas diketahui, ada baiknya untuk menghindari mengonsumsi bunga kantil. 

Pada beberapa orang, manfaat bunga kantil mungkin akan aman untuk tubuh mereka jika digunakan dalam jangka waktu pendek. Akan tetapi, ketika Anda menggunakan bunga kantil lebih dari 6 minggu bisa menyebabkan beberapa efek samping, seperti:

  • Sakit perut
  • Masalah seksual
  • Masalah tiroid
  • Sakit kepala

Meskipun manfaat bunga kantil sangat baik untuk kesehatan dan kecantikan, namun beberapa faktor seperti usia pengguna, kesehatan dan beberapa kondisi lain dapat mempengaruhi apakah bunga kantil dapat memiliki manfaat pada tubuhnya atau tidak. Selain itu, efektivitas manfaat dari bunga kantil perlu untuk diteliti lebih lanjut lagi. Dan, jika Anda mengalami berbagai efek samping setelah mengonsumsi ekstrak bunga kantil, ada baiknya untuk menghubungi dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. 

Read More Hidup Sehat

Perlunya Diet Khusus Agar Sembuh dari Penyakit Hashimoto

Penyakit Hashimoto (Hashimoto’s Disease) adalah peradangan pada kelenjar tiroid karena sistem imu menyerang sel dan jaringan tiroid. Jika terserang penyakit hashimoto, maka fungsi kelenjar tiroid akan mengalami penurunan. Hal itu tentunya akan mengganggu metabolisme tubuh. Untuk mengatasi penyakit hashimoto, Anda dapat menggunakan obat yang diresepkan oleh dokter. Namun, Anda sebaiknya tetap menjalani diet khusus untuk membantu mempercepat penyembuhan. 

penyakit hishimoto

Gejala pada penderita penyakit hashimoto

Penyakit hashimoto umumnya bergerak dan berkembang secara perlahan. Awalnya, penderita penyakit hashimoto tidak akan menunjukkan gejala apapun. Penyakit hashimoto yang telah terjadi bertahun-tahun akan menyebabkan kondisi hipotiroidisme. Hipotiroidisme adalah kondisi ketika tubuh mengalami kekurangan hormon tiroid . Ketika penyakit hasimoto telah menjadi hipotiroidisme, akan muncul beberapa gejala yang bisa Anda tandai seperti berikut ini. 

  1. Sembelit atau sulit Buang Air Besar (BAB)
  2. Badan mudah lemas dan lesu. Otot terasa nyeri, kaku, dan sakit ketika disentuh. 
  3. Sensitif terhadap dingin
  4. Terjadi pembengkakan pada lidah dan menorrhagia
  5. Depresi dan sulit mengingat sesuatu
  6. Kulit pucat dan kering, serta suara menjadi serak 
  7. Kuku dan rambut rapuh
  8. Berat badan meningkat tanpa sebab

Diet khusus sebagai obat alami penyakit hashimoto

Menjaga pola makan atau diet khusus adalah salah satu hal penting yang perlu dilakukan guna menyembuhkan penyakit hashimoto. Diet khusus ini dapat dijalankan beriringan dengan konsumsi obat dokter. Dengan menjalankan diet khusus, berbagai gejala dapat berkurang dan tubuh akan berangsur membaik. 

  1. Diet paleo

Diet paleo adalah pola makan yang mengutamakan konsumsi makanan pada periode paleolitikum (zaman berburu dan meramu). Beberapa makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi ketika menjalani diet paleo adalah ikan, hewan laut, biji-bijian, kacang-kacangan, buah, sayur, dan daging rendah lemak.

  1. Diet gluten free

Diet gluten free adalah menghinfari makanan yang mengandung gluten sehingga autoimun tidak terpicu dengan mudah. Beberapa makanan mengandung gluten yang sebaiknya dihindari yaitu pizza, gandum, kue, pasta, dan roti. Penderita penyakit hashimoto yang masih mengonsumsi makanan mengandung gluten apalagi secara berlebihan dapat mengalami kerusakan jaringan dan terjadi peradangan di dalam tubuh. 

  1. Vegetarian atau vegan 

Mengubah pola makan menjadi vegetarian atau vegan juga membantu bagi penderita penyakit hashimoto. Vegetarian dan vegan memiliki sedikit perbedaan. Vegetarian adalah orang yang tidak mengonsumsi daging. Vegan adalah orang yang tidak mengonsumsi produk hewani termasuk madu, susu, butter, dan telur. Menjadi vegetarian atau vegan dapat mengurangi inflamasi, menyehatkan pencernaan, serta memperbaiki autoimun pada penderita penyakit hashimoto. Beberapa makanan perlu diprioritaskan jika memilih menjalani pola vegetarian yaitu sayur, protein nabati, legume, minyak sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-biijian.  

  1. Tambahkan yodium

Untuk menyembuhkan penyakit hashimoto, Anda perlu mengonsumsi mineral berupa yodium. Takaran yang digunakan tidak boleh berlebihan, sehingga pentingnya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Sumber yodium alami bisa didapatkan pada beberapa makanan seperti garam meja, produk susu, telur, buah prune, dan hewan laut. 

  1. Tambahkan zinc

Selain yodium, zinc juga diperlukan bagi tubuh jika Anda menderita penyakit hashimoto. Zinc berguna dalam produksi hormon tiroid. Anda bisa mendapat zinc alami dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan seperti susu sapi, kacang-kacangan, daging sapi, daging ayam, tiram, dan kerang. 

  1. Tambahkan selenium

Untuk membantu menurunkan kadar antibodi yang menyerang tubuh, penderita penyakit hashimoto dapat mengonsumsi makanan yang mengandung selenium. Beberapa makanan yang kandungan seleniumnya tinggi di antaranya adalah tuna, telur, daging ayam, daging sapi, sarden, dan kacang Brazil. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen khusus selenium. 

Penyakit hashimoto tergolong penyakit serius sehingga penanganannya perlu dilakukan dengan pengawasan dokter. Jika Anda melakukan diet, pastikan sudah mendapat persetujuan dokter. Dengan pengawasan dari dokter, maka pengobatan yang Anda lakukan dapat lebih efektif dan efisien. 

Read More Hidup Sehat

Peradangan Kulit Apa yang Anda Alami? Kenali Jenis dan Cara Mengobatinya

Apakah Anda sering kali mengalami peradangan kulit yang membuat rasa tidak nyaman hingga mengganggu aktivitas sehari-hari Anda? Anda juga mungkin penasaran, faktor apa yang kiranya menjadi penyebab peradangan kulit yang Anda alami dan bagaimana cara mengobatinya? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

peradangan kulit

Gejala peradangan kulit yang harus diwaspadai

Peradangan kulit terjadi ketika sistem imun merespons benda atau kondisi yang dianggap berbahaya bagi tubuh dan kulit. Ketika Anda terpapar benda atau stimulus tertentu, sel imun tubuh akan secara alami melepas berbagai zat yang dapat memperlebar pembuluh darah, sehingga mudah untuk dilalui.

Selanjutnya, sel imun akan bertolak ke area kulit yang terkena stimulus tadi dan memicu berbagai gejala. Biasanya, rasa gatal dan kemerahan merupakan salah satu gejala yang paling banyak dikeluhkan oleh pasien peradangan kulit. Selain itu, ada beberapa gejala lain dari peradangan kulit yang perlu Anda waspadai, antara lain:

  • Lepuhan atau benjolan
  • Kulit yang terlihat pecah-pecah, bahkan berdarah
  • Adanya penebalan kulit di area yang terkena peradangan
  • Rasa hangat di sekitar area kulit yang terkena peradangan
  • Kulit terasa gatal, terbakar, atau perih dalam waktu yang bersamaan
  • Muncul ruam yang halus atau bersisik

Pemicu dan penyebab peradangan kulit

Peradangan kulit atau inflamasi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti:

  1. Reaksi alergi

Beberapa individu memiliki alergi tertentu terhadap suatu alergi. Kondisi ini terjadi ketika sistem imun berasumsi bahwa terdapat benda asing yang membahayakan tubuh, sehingga ia bereaksi secara berlebihan dan memicu reaksi alergi.

Beberapa alergen yang umumnya menyebabkan reaksi alergi, yaitu:

  • Obat-obatan
  • Makanan tertentu, seperti udang atau ikan
  • Tanaman jelatang (poison ivy)
  • Zat pewangi tertentu
  • Produk kosmetik tertentu yang tidak cocok dengan kulit
  1. Penyakit autoimun

Pada sebagian orang, sistem imun justru berbalik menyerang jaringan tubuh yang sehat, seperti yang terjadi pada pasien psoriasis. Di samping itu, pasien penyakit autoimun celiac juga berpeluang tinggi mengalami masalah kulit dermatitis herpetiformis, yang akan muncul jika individu tersebut mengonsumsi makanan atau minuman dengan kandungan gluten.

  1. Infeksi mikroba

Jamur, bakteri, dan infeksi jamur tertentu dapat menyebabkan peradangan kulit. Contoh infeksi yang menyebabkan peradangan kulit terjadi, antara lain:

  • Selulitis
  • Infeksi jamur kulit (ringworm)
  • Dermatitis seboroik (infeksi jamur yang ada dalam minyak kulit)
  • Impetigo

Cara mengobati peradangan kulit

Pengobatan secara oral maupun oles masih menjadi cara mengobati peradangan kulit yang umumnya direkomendasikan oleh dokter. Ada pun beberapa obat yang dapat menjadi rekomendasi, yaitu:

  1. Obat minum

Dokter akan merekomendasikan pasien yang mengalami peradangan kulit untuk mengonsumsi obat peradangan kulit tertentu, seperti:

  • Dapson: berguna meredakan kemerahan dan gatal pada dermatitis herpetiformis
  • Antihistamin: berguna mengatasi alergi
  • Antibiotik atau antijamur oral: berguna meredakan peradangan kulit akibat infeksi bakteri atau jamur
  • Beberapa obat injeksi untuk psoriasis, seperti methotrexate dan retinoid
  1. Obat oles

Selain obat minum, dokter juga biasanya akan meresepkan obat oles untuk membantu pemulihan akibat peradangan kulit, seperti:

  • Krim untuk mengatasi rasa gatal, seperti losion kalamin dan hidrokortison
  • Krim antibakteri atau antijamur
  • Krim kortikosteroid, berguna mengurangi peradangan
  • Imunomodulator, seperti calcineurin inhibitor yang dapat mengurangi peradangan kulit pada sistem imun.
Read More Hidup Sehat

Pahami Hal-Hal Ini Sebelum Melakukan Sulam Bulu Mata

Ada berbagai cara untuk mendapatkan sekaligus memperindah bulu mata, mulai dari upaya paling sederhana, yakni menggunakan maskara sampai melakukan sulam bulu mata. Kegiatan ini menjadi marak dan dirasa normal lantaran memiliki bulu mata yang lentik menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi wanita.

sulam bulu mata

Pasalnya, konstruksi standar kecantikan saat ini menjadikan bahwa bulu mata menjadi salah satu poin yang penting. Sulam bulu mata menjadi salah satu cara paling mudah dan cenderung cepat untuk mendapatkan bulu mata yang indah. Nah, bagi Anda yang akan berpikiran untuk melakukan sulam bulu mata, pahami beberapa hal di bawah ini:

  • Persiapan Sebelum Extention

Hindari pemakaian maskara waterproof seminggu sebelum melakukan eyelash extension atau sulam bulu mata. Ketika seseorang meninggalkan maskara pada bulu mata alami, hal ini akan berdampak kepada sempurna atau tidaknya eyelash extension menempel di bagian tersebut. Ini termasuk untuk jangan pernah lupa untuk membersihkan bulu mata Anda sebelum melakukan sulam bulu mata.

  • Pilih Bahan Bulu Mata Sesuai Keinginan

Sulam bulu mata memiliki kualitas masing–masing sesuai bahan untuk membuat bulu mata palsu tersebut. Poliester sintetis, bulu binatang, atau serat sutera, adalah beberapa pilihan bulu mata yang bisa ditempel pada bulu mata asli Anda.

Dibanding bahan-bahan lainnya, bulu mata dari bahan bulu binatang adalah jenis yang paling ringan dan tidak memberi tekanan ekstra pada bulu mata asli. Selain itu, pilihlah kualitas serta teknik pemasangan yang baik untuk memberikan rasa nyaman di mata.

  • Pastikan Ukuran dan Bentuk Bulu Mata Sesuai

Untuk sulam bulu mata, Anda juga bisa request kepada sang beautician tentang ukuran bulu mata yang Anda inginkan. Tidak hanya ukurannya, tetapi juga ketebalan serta look yang Anda inginkan dari proses sulam bulu mata tersebut.

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk melakukanya coba cari tau soal ukuran danlook bulu mata yang Anda inginkan. Jangan sampai Anda salah pilih ukuran dan bentuk bulu mata, jika nantinya pilihan Anda salah maka kemungkinan akan terlihat aneh di wajah Anda.

  • Pilih Salon yang Sudah Berpengalaman

Salah satu ciri salon berpengalaman itu memiliki keunggulan dari berbagai segi jika dibandingkan kompetitornya. Mulai dari popularitas, pelayanan, jumlah pelanggan yang puas, hingga kelengkapan alat-alatnya. Seringkali salon semacam itu ada di kota-kota besar karena memiliki permintaan yang tinggi.

Dengan datang ke salon sulam bulu mata yang berpengalaman, Anda bisa menekan berbagai kemungkinan risiko. Misalnya bulu mata asli gampang rontok lantaran proses sulam bulu mata dilakukan secara tergesa-gesa.

  • Konsultasi Terlebih Dahulu

Tidak semua sulam bulu mata berakhir menggembirakan, begitu juga tak selalu berujung menyedihkan. Artinya, probabilitas keberhasilan tindakan ini amat ditentukan oleh banyak faktor lain. Oleh karenanya, penting untuk selalu melakukan konsultasi sebelum memutuskan untuk menjalaninya.  

Beberapa hal yang harus dipastikan selama berkonsultasi antara lain:

  • Pastikan Anda menghubungi salon kecantikan yang memiliki reputasi bagus.
  • Pastikan jenis lem perekat yang digunakan, termasuk jenis bahan yang digunakan untuk membuat bulu mata palsu tersebut. Reaksi alergi adalah kekhawatiran terbesar di antara para pelanggan sulam bulu mata.
  • Pastikan Anda meminta teknisi tersebut untuk mensterilkan tangan dan segala peralatan yang digunakan untuk mencegah penyebaran infeksi akibat mikroba.

***

Sebelum Anda melakukan sulam butu lebih baik Anda memahami tentang sulam bulu mata agar tidak terjadi kesalahan yang fatal. Apalagi prosedur ini menyangkut mata, ditakutkan akan terjadi hal buruk jika Anda terburu–buru melakukan sulam bulu mata.

Read More Hidup Sehat

Ketahui 3 Cara Proses Pembuatan Garam

Proses pembuatan garam adalah salah satu praktek kimia tertua yang dilakukan oleh manusia. Meskipun garam diproduksi secara alami saat air laut menguap, proses pembuatannya dapat dengan mudah di reproduksi untuk menghasilkan hasil yang lebih tinggi.

Beberapa garam masih menggunakan proses pembuatan dengan metode kuno, namun sekarang terdapat metode baru yang lebih cepat, dan lebih murah yang telah dikembangkan. Bergantung pada sumber garam dan teknik yang digunakan untuk membuatnya, produk akhir garam akan memiliki rasa dan tekstur yang berbeda.

Saat ini terdapat tiga metode utama untuk proses pembuatan garam, yaitu:

  • Penguapan dari air laut
  • Menambang garam dari bumi
  • Membuat air garam

Garam meja yang paling umum adalah produk dari air asin, sedangkan garam khusus atau gourmet masih diproduksi melalui penguapan air laut; garam yang digunakan untuk keperluan industri diperoleh melalui penambangan. 

Sea salt

Garam menyumbang sekitar 3,5 persen dari lautan dunia. Saat memproduksi sea salt dalam skala industri, air laut ditempatkan di “kolam konsentrasi” yang besar untuk memungkinkan penguapan yang efisien dari matahari dan angin. Proses pembuatan garam laut hanya bisa dilakukan di daerah dengan curah hujan rendah agar cukup waktu untuk dilalui untuk penguapan. Oleh karena itu, sea salt sering kali diproduksi di daerah beriklim kering seperti Mediterania dan Australia. Selain itu, sea salt juga diproduksi dalam skala yang jauh lebih kecil dan dengan teknik kuno yang terampil. 

  • Garam batu atau rock salt

Garam batu (juga dikenal sebagai halit) terdapat di batuan di bawah lapisan permukaan bumi dan dapat diekstraksi melalui penambangan poros dalam.  Endapan garam yang besar ini adalah hasil dari saluran air bawah tanah kuno yang telah lama mengering.

Proses pembuatan garam batu diekstraksi melalui dinamit, mirip dengan cara penambangan mineral lainnya. Biasanya digunakan untuk keperluan industri dan non-makanan lainnya. Garam jenis ini banyak mengandung mineral dan kotoran lain.

  • Salt Brines

Karena laut adalah air asin alami, penambangan hidraulik (atau penambangan larutan) garam melibatkan pemompaan air ke bawah permukaan bumi untuk melarutkan endapan garam dan membuat air asin garam. Air garam ini kemudian dipompa ke permukaan dan diuapkan untuk menghasilkan garam. Air garam asin dapat diolah sebelum penguapan untuk mengurangi kandungan mineral, menghasilkan kristal natrium klorida yang hampir murni. Sebagian besar garam meja melalui proses pembuatan jenis ini.

Perbedaan utama antara jenis garam terletak pada rasa, tekstur, dan proses pembuatannya. Jenis garam apa pun yang Anda sukai, konsumsilah dalam jumlah sedang. Karena Anda direkomendasikan untuk membatasi natrium hingga kurang dari 2.300 miligram sehari.

Read More Hidup Sehat

Sulit Merasa Senang? Hati-Hati, Mungkin Anda Mengalami Anhedonia

Apakah Anda seringkali tidak mampu merasakan kesenangan? Segala hal yang Anda lakukan tidak terasa menyenangkan dan Anda kehilangan minat terhadap hobi-hobi yang dimiliki. Jika Anda mengalami hal ini, bisa saja Anda sedang mengalami gejala anhedonia.

anhedonia

Anhedonia merupakan kondisi kesehatan mental yang ditandai dengan ketidakmamuan untuk merasakan kesenangan. Kondisi ini bisa terjadi karena adanya kondisi kesehatan mental lain yang memicunya, seperti depresi dan skizofrenia.

Saat seseorang mengalami kondisi ini, mereka tidak bisa merasakan kesenangan apa pun, bahkan saat melakukan hobi sekalipun. Kegiatan yang dulu Anda rasakan sebagai sumber kesenangan bisa saja sekarang terasa hambar dan tidak lagi menyenangkan.

Tanda-tanda gejala anhedonia

Pada dasarnya, tanda utama seseorang mengalami anhedonia adalah saat ia tidak lagi bisa merasakan kesenangan dari segala hal yang dilakukannya. Terdapat dua jenis anhedonia, yaitu anhedonia sosial dan anhedonia fisik.

Anhedonia sosial membuat Anda tidak ingin berinteraksi atau berhubungan sosial dengan orang lain. Sementara, anhedonia fisik membuat Anda tidak merasakan kebahagiaan dari kegiatan-kegiatan tertentu, seperti saat mengonsumsi makanan enak, berhubungan seks, dan lain sebagainya.

Ada beberapa gejala dari kondisi ini yang perlu dicermati, yaitu:

  • Menarik diri dari hubungan sosial
  • Merasa negatif terhadap diri sendiri dan orang lain
  • Menurunnya kemampuan emosional
  • Kesulitan menyesuaikan diri dengan situasi sosial
  • Kecenderungan untuk menunjukkan emosi palsu
  • Kurangnya minat pada aktivitas keintiman fisik
  • Merasa sakit terus menerus

Saat Anda mengalami kondisi ini, Anda akan menarik diri dari hubungan sosial dengan orang-orang di sekitar Anda, baik keluarga, teman, ataupun pasangan. Selain itu, Anda mudah merasa cemas atau khawatir saat berada di lingkungan sosial.

Banyak pasangan kekasih yang akhirnya berpisah karena salah satu dari mereka memiliki kondisi ini.

Penyebab dan faktor resiko anhedonia

Kondisi anhedonia merupakan gejala utama dari depresi. Akan tetapi, tidak semua orang yang mengalami kondisi ini juga akan mengalami depresi. Biasanya, penderita depresi akan diberikan obat-obatan khusus untuk mengatasi depresi mereka, seperti obat antidepresan dan antipsikotik. Obat-obatan inilah yang memicu kondisi anhedonia.

Menurut para ahli, anhedonia bisa terjadi karena adanya perubahan aktivitas otak. Tidak hanya depresi, beberapa penyakit lain juga bisa menimbulkan perubahan pada aktivitas di otak apabila dibiarkan tanpa dirawat, seperti penyakit parkinson, diabetes, dan penyakit arteri kororer.

Selain itu, penggunaan obat-obatan terlarang dan zat adiktif tertentu juga bisa memicu anhedonia.

Jika Anda memiliki riwayat keluarga yang menderita skizofrenia, Anda memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami anhedonia. Hal ini dikarenakan skizofrenia merupakan salah satu faktor resiko dari kondisi ini.

Tidak hanya itu, ada juga beberapa faktor resiko lainnya, seperti:

  • Perisitwa traumatis atau stres yang baru terjadi
  • Riwayat pelecehan atau diabaikan
  • Penyakit tertentu yang mempengaruhi kualitas hidup
  • Gangguan makan

Umumnya, wanita memiliki resiko lebih tinggi untuk terkena anhedonia.

Diagnosa kondisi anhedonia oleh dokter

Saat Anda berkunjung ke dokter untuk memeriska kondisi anhedonia yang diderita, dokter terlebih dahulu akan melakukan wawancara medis untuk mengetahui gejala yang dirasakan serta suasana hati Anda saat itu.

Sebelum berkunjung ke dokter, Anda bisa juga membuat daftar mengenai gejala-gejala yang dirasakan. Penting bagi Anda untuk menyampaikan gejala secara detail dan terbuka.

Apabila dokter mencurigai adanya kondisi penyakit fisik yang mendasari anhedonia, Anda mungkin akan diminta untuk menjalani sejumlah pemeriksaan fisik. Pemeriksaan dapat berupa tes darah.

Read More Hidup Sehat

Manfaat Jeruk Kasturi yang Menyehatkan Tubuh

Berbeda dengan jeruk pada umumnya, jeruk kasturi punya aroma yang lebih harum. Air perasan buahnya bercita rasa masam saat sudah masak, dan pahit bila masih mentah. Biasanya, jeruk kasturi ini digunakan sebagai campuran masakan atau minuman. Di balik rasanya yang asam, jeruk ini punya banyak manfaat bagi kesehatan. Tidak heran, banyak orang yang rutin mengkonsumsinya.

Ada yang mengenalnya dengan sebutan jeruk kasturi, ada pula yang menyebutnya sebagai limau kasturi, bahkan tidak sedikit yang menjulukinya sebagai buah kalamansi. Apa pun nama yang Anda kenal, buah ini memiliki rasa yang khas dan kaya akan manfaat bagi kesehatan tubuh.

Jeruk Kasturi adalah jenis jeruk yang tumbuh pada pohon kecil yang mirip dengan semak dengan ketinggian maksimal 3-4 meter dan batang yang bercabang banyak. Buahnya bulat dan berukuran kecil mirip jeruk nipis, namun memiliki daging buah yang berwarna jingga.

Kulit dari buah jeruk Kasturi ini berwarna hijau tua saat masih muda, sedangkan saat sudah matang akan berwarna kekuningan. Saat masih muda atau pun sudah matang, rasa jeruk ini cenderung masam sehingga jarang dikonsumsi langsung dalam keadaan segar seperti jeruk Medan.

Limau Kasturi merupakan buah yang baik bagi kesehatan karena buah ini hanya mengandung sedikit kalori dan kaya akan serat. Sama seperti jenis jeruk lainnya, jeruk Kasturi ini juga kaya akan vitamin C, kalium, air, dan asam sitrat 5,5 persen yang memberi rasa asam pada daging buahnya.

Manfaat buah jeruk Kasturi

  • Mencegah kanker

Manfaat limau Kasturi ini dating dari kandungan vitamin C (asam askorbat) yang mencapai 40,2 mg/100 ml air dan flavonoid yang mencapai 1,4 mg/100 ml. vitamin C dan flavonoid ini dapat bertindak sebagai antioksidan yang mampu menetralkan oksigen reaktif yang dapat merusak sel tubuh dan bersifat kronis seperti kanker.

  • Meningkatkan imunitas tubuh

Kaya akan vitamin C, jeruk Kasturi sering dikonsumsi untuk meningkatkan imun tubuh. Kandungan antioksidan dan antibacterial dalam jeruk Kasturi juga dapat menstimulasi produksi sel darah putih, dan melawan dampak buruk dari radikal bebas.

  • Menurunkan kadar kolesterol jahat dan tekanan darah tinggi

Kemampuan flavonoid dalam menetralisir radikal bebas juga memiliki efek baik lainnya bagi tubuh, yakni mencegah terjadinya peradangan sekaligus menurunkan kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Flavonoid juga dapat mencegah naiknya tekanan darah atau dikenal dengan istilah hipertensi.

Sifat antihiperkolesterolimia dan antihipertensi pada jeruk kasturi ini juga sudah pernah diuji pada hewan yang diberi diet tinggi lemak dan tinggi kolesterol. Hasilnya, hewan yang diberi ekstrak jeruk kasturi secara rutin itu menunjukkan terjadinya penurunan lipid.

  • Meningkatkan kesehatan pernapasan

Kadar asam sitrus yang tinggi pada air jeruk Kasturi, dapat membantu mengurangi dahak dan lender penyebab infeksi. Selain itu, jeruk Kasturi juga bisa membantu meredakan peradangan di tenggorokan dan saluran pernapasan.

  • Mencegah penyakit kardiovaskular

Kandungan polifenol dalam jeruk kalamansi alias kasturi juga dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Meski demikian, khasiat ini belum bisa dijelaskan secara ilmiah sehingga klaim tersebut belum bisa menjadikan limau kasturi sebagai pengobatan alternatif pada penderita stroke atau penyakit kardiovaskular lainnya.

Read More Hidup Sehat

Benarkah Povidone Iodine (PVPI) Bunuh Virus Penyebab COVID-19 secara Efektif?

Anda mungkin telah mendengar berita bahwa povidone iodine (PVPI) dikatakan dapat membunuh virus penyebab COVID-19 secara efektif. Namun, apakah Anda mengetahui apa povidone iodine itu sebenarnya? Dan bagaimana bisa ia membunuh virus penyebab COVID-19? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, mari simak informasi terbaru dari WHO mengenai penyebaran SARS-Cov-2 terlebih dulu.

Berita teranyar yang dikeluarkan secara resmi oleh Badan Kesehatan Dunia, WHO, menginformasikan bahwa penyebaran SARS-Cov-2 memiliki risiko tinggi ditularkan lewat udara atau yang disebut dengan airborne. Pada awalnya, WHO menyatakan bahwa virus ini umumnya ditularkan melalui droplets.

Dengan adanya pembaharuan informasi ini, maka kita perlu untuk lebih waspada terhadap lingkungan sekitar. Menerapkan physical distancing, menjaga kebersihan diri, dan juga menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh, menjadi kewajiban yang perlu dipatuhi pada saat pandemi seperti ini.

Kesehatan tubuh, terutama kesehatan saluran pernapasan (respiratory hygiene) menjadi perhatian penting. Diketahui bahwa jumlah virus (virus load) SARS-Cov-2 paling banyak ditemukan di sekitar tenggorokan area belakang, tepatnya di bagian nasofaring dan orofaring yang berperan penting dalam sistem pernapasan manusia.

Ketika seseorang yang terinfeksi COVID-19 bersin, batuk, berbicara, atau bahkan bernapas, ia berisiko tinggi menularkan orang-orang di sekitarnya melalui microdroplet atau partikel yang berkurang sangat kecil dan dapat bertahan di udara untuk waktu yang cukup lama.

Microdroplet ini kemudian akan terhirup oleh orang-orang yang kebetulan berada di sekitarnya. Proses penyebaran virus ini dikenal sebagai proses penyebaran secara airborne.

Mengenal Povidone Iodine secara lebih dekat

Pernahkah Anda mendengar Povidone Iodine? Povidone Iodine (PVPI) adalah unsur yang dikategorikan dalam golongan antiseptik yang seringkali digunakan untuk mengatasi luka. Obat ini dipercaya dapat membunuh bakteri, virus, jamur, atau protozoa yang membahayakan tubuh, seperti virus penyebab SARS-Cov-2.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Tropical Infectious Disease Research and Education Centre (TIDREC) dari University of Malaya, Malaysia, memberikan hasil bahwa obat kumur dengan kandungan Povidone Iodine secara efektif dapat membunuh virus SARS-Cov-2 dalam waktu 15 detik saja.

Obat Povidone Iodine ini tergolong sebagai obat bebas yang mudah ditemui di apotek mana saja tanpa memerlukan resep dokter. Walaupun begitu, bagi ibu hamil, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu sebelum memutuskan untuk menggunakan PVPI sebagai obat kumur.

Mengenai efek samping yang ditimbulkan oleh Povidone Iodine, hingga saat ini diketahui bahwa terdapat risiko reaksi alergi dan hipersensitivitas. Walaupun begitu, kedua efek samping ini diketahui bersifat ringan dan tidak selalu muncul.

Dari penelitian lainnya, tidak ditemukan adanya efek samping dari penggunaan Povidone Iodine sebagai obat kumur dengan penggunaan rutin PVIP setiap hari selama 3 dan 6 bulan, serta 3 tahun.

Cara berkumur yang benar dengan povidone iodine

Manfaat obat povidone iodine ini dapat terasa maksimal, jika Anda berkumur dengan cara yang benar. Pada dasarnya, cara berkumur ini berbeda dengan berkumur setelah menyikat gigi.

  • Tuang 15-30 ml cairan obat kumur dengan kandungan PVIP ke dalam mulut dan berkumurlah selama 30 detik.
  • Lanjutkan berkumur sambil mendongakkan kepala sebesar 45 derajat ke belakang agar cairan obat kumur dapat mengenai area kerongkongan. Kumur selama 30 detik.
  • Buang cairan.

Setelah berkumur, Anda disarankan untuk tidak makan, minum, atau berkumur lagi dengan air selama 30 menit. Ulangi kegiatan ini selama 4 jam sekali atau 4-5 kali dalam sehari.

Read More Hidup Sehat

Kebiasaan Sehari-hari yang Sebabkan Neuropati Radialis

Umumnya saraf terjepit terjadi bagian tulang belakang. Namun, tahukah Anda bahwa saraf terjepit juga bisa terjadi di bagian tangan? Dunia medis mengenalnya sebagai neuropati radialis, yang merupan kondisi terjadinya saraf terjepit di bagian siku bawah sampai lengan bagian atas.

Saraf terjepit yang terjadi di bagian tangan tersebut menyebabkan Anda menjadi sulit mengontrol gerakan tangan Anda. Mati rasa dan kesemutan menjadi gejala yang umum terjadi pada penderita neuropati radialis. Selain itu seperti penyakit saraf terjepit di bagian lain, kondisi ini akan membuat Anda merasa nyeri kuat di bagian yang mengalami pembengkakan.

Kondisi masalah saraf yang muncul di lengan ini biasa dialami seseorang akibat mengalami cedera di bagian tersebut. Namun selain itu, ternyata ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang membuat Anda juga rentan terkena penyakit ini. Berikut ini adalah beberapa kebiasaan sehari-hari yang menimbulkan risiko neuropati radialis.

  1. Pemakaian Jam Tangan dan Gelang

Pernah tidak berpikir bahwa memakai jam tangan dan gelang bisa menimbulkan risiko penyakit pada tangan Anda lama-kelamaan? Nyatanya, memakai jam tangan maupun gelang secara terus-menerus memang bisa menimbulkan risiko penyakit neuropati radialis. Risiko akan semakin besar apabila Anda termasuk orang yang senang menggunakan jam tangan ataupun gelang secara ketat.

Pemakaian jam tangan dan gelang secara terus-menerus membuat pegelangan tangan menjadi menyempit. Kondisi inilah yang memengaruhi saraf radial yang berada di sekitar area tersebut. Saraf radial menjadi terjepit ketika terjadinya penyempitan sehingga pada akhirnya menimbulkan pembengkakan yang dikenal sebagai neuropati radialis.

  • Salah Tidur

Kebanyakan orang tidak menyadari bagaimana posisi badannya ketika sedang terlelap. Tidak jarang, posisi tubuh seseorang salah ketika sedang tidur sehingga menimbulkan berbagai keluhan. Risiko saraf terjepit di berbagai area tubuh pun mengintai Anda yang sering salah tidur, tidak terkecuali pada saraf radial di bagian tangan.

Ada kemungkinan Anda tidur dengan menindihkan kepala di salah satu pegelangan tangan Anda. Sekali dua kali, posisi tersebut mungkin tidak menimbulkan keluhan apa-apa. Namun lama-kelamaan coba Anda rasakan, Anda pasti akan sering mengalami kesemutan dan mati rasa di bagian pegelangan tangan yang merupakan tanda terjepitnya saraf radial.

  • Menyandarkan Lengan ke Sandaran Kursi

Menyandarkan lengan ke sandaran kursi banyak dipilih seseorang untuk menghasilkan kesan santai. Dengan menyandarkan lengan ke sandaran, Anda juga merasa lebih rileks. Namun ternyata, kebiasaan yang satu ini cukup berbahaya bagi saraf radial Anda.

Kebiasan menyandarkan lengan ke sandaran kursi bisa membuat lengan bagian atas tertekan sehingga menimbulkan pembengkakan pada saraf radial. Jika sudah seperti itu, Anda akan merasa nyeri dan sering mengalami kesemutan, yang merupakan tanda-tanda umum dari neuropati radialis.

  • Posisi Mengetik Salah

Dewasa ini menjadi hal yang sangat lumrah orang menghabiskan waktunya berjam-jam setiap hari di depan laptop, entah itu untuk pekerjaan ataupun sekadar menghabiskan waktu. Namun berhati-hatilah, risiko terserang neuropati radialis juga besar bagi Anda yang banyak beraktivita di depan laptop, khususnya untuk mengetik.

Bagaimana posisi mengetik Anda? Jika saat mengetik bagian lengan Anda menggantung, waspadalah terhadap posisi yang salah tersebut. Tangan yang menggantung ketika sedang mengetik membuat tekanan pada lengan dan saraf radial semakin besar. Pada akhirnya, posisi tersebut akan memicu pembengkakan pada saraf radial.

*** Mulai sekarang cobalah lebih berhati-hati dalam melakukan kebiasaan sehari-hari di atas, ya? Tujuannya jelas agar kondisi tangan Anda terhindar dari penyakit neuropati radialis. Dengan demikian, aktivitas harian Anda tidak akan terganggu.

Read More Hidup Sehat