8 Cara Menghilangkan Ketombe dengan Jeruk Nipis yang Bisa Dicoba

Ketombe memang sangat mengganggu sehingga banyak orang yang ingin membasminya. Cara menghilangkan ketombe dengan jeruk nipis disebut-sebut ampuh. Selain karena alami, cara ini juga lebih aman dan mudah dilakukan.

Ada beberapa cara menghilangkan ketombe dengan jeruk nipis yang mungkin bisa Anda coba di rumah. Selain menggunakan jeruk nipis secara langsung, Anda juga bisa mencampurnya dengan bahan lain.

Beberapa Cara Menghilangkan Ketombe dengan Jeruk Nipis

Memanfaatkan jeruk nipis untuk menghilangkan ketombe bisa dilakukan dengan beberapa cara. Selain secara langsung, bisa juga dilakukan dengan mencampurnya dengan bahan lain. Berikut caranya:

  1. Menggunakan jeruk Nipis Secara Langsung

Anda bisa menggunakan jeruk nipis secara langsung untuk membasmi ketombe yang membandel. Caranya mudah, cukup dengan memeras jeruk nipis lalu air perasan tersebut dioleskan di kulit kepala. Tunggu beberapa menit lalu bilas hingga bersih. Lanjutkan dengan keramas menggunakan shampo yang mengandung antiketombe.

Perlu digarisbawahi bahwa perasan air jeruk nipis bukan pengganti shampo, namun hanya sebagai perawatan sebelum keramas saja. Lakukan langkah ini secara rutin selama beeberapa minggu hingga ketombe di kepala hilang.

  • Jeruk Nipis dan Lidah Buaya

Lidah buaya juga dikenal mengandung kebaikan untuk kecantikan dan kesehatan. Ternyata kombinasi keruk nipis dan lidah buaya juga dapat menghilangkan ketombe secara alami.

Caranya mudah, siapkan gel lidah buaya langsung dari batangnya kemudian haluskan. Campurkan dengan perasan air jeruk nipis. Aduk rata dan oleskan pada rambut dengan dipijat lembut. Kemudian diambkan selama lebih kurang 25 menit dan bilas. Lanjutkan dengan keramas seperti biasa.

  • Campuran Jeruk Nipis dan Yoghurt

Yoghurt mengandung lactic acid yang baik untuk mengeksfoliasi sel kulit mati di kepala. Sedangkan kandungan citric acid dalam jeruk nipis bisa menyeimbangkan pH kulit kepala dan mengurangi ketombe.

Campurkan air perasan setengah jeruk nipis dengan 2-3 sendok. makan yoghurt, aduk rata. Kemudian balurkan ke rambut hingga rata. Tunggu selama lebih kurang 30 menit, lalu dilanjutkan dengan keramas seperti biasa.

  • Jeruk Nipis dan Madu

Madu dikenal sebagai bahan alami yang baik untuk kesehatan, termasuk kesehatan rambut. Cara membuat campuran jeruk nipis dan madu adalah dengan mencampurkan 2 sendok makan air jeruk nipis dengan 2 sendok makan madu. Oleskan campuran jeruk nipis dan madu tersebut pada rambut dan diamkan selama 30 menit. Setelah itu bersihkan dan lanjut dengan keramas seperti biasa.

  • Jeruk Nipis dengan Minyak Essential

Cara membuat campuran ini mudah saja. Siapkan essential oil seperti almond oil, coconut oil, maupun olive oil. Kemudian campurkan 3-4 sendok essential oil dengan 2 sendok makan air jeruk lemon. Kemudian oleskan ke rambut dan bungkus dengan handuk. Diamkan sekitar 1 jam dan keramas hingga bersih.

  • Jeruk Nipis dengan Garam

Ternyata garam juga bisa dijadikan campuran untuk mengatasi ketombe di rambut. Cara membuatnya mudah saja, campurkan perasan air jeruk nipis dengan 1 sendok teh garam. Oleskan ke rambut dan tunggu selama 20-25 menit, lalu dibilas bersih.

  • Jeruk Nipis dan Telur

Selain menjadi masker wajah, telur juga bisa dijadikan masker rambut. Cara membuat campuran ini mudah saja, yaitu dengan mencampurkan telur dengan air jeruk nipis. Kemudian oleskan di kulit kepala hingga kering selama 30 menit. Setelah itu, cuci rambut dengan shampo.

  • Jeruk Nipis dan Teh

Selain itu, campuran jeruk nipis dengan teh juga bisa menghilangkan ketombe. Caranya, siapkan 2 sendok teh bubuk, seduh dengan air panas. Saring seduhan lalu tahkan 1 sendok teh perasan jeruk nipis. Lalu aplikasikan di kepala saat suhunya sudah tidak panas lagi. Diamkan selama 20 menit dan bilas hingga bersih.

Itulah 8 cara menghilangkan ketombe dengan jeruk nipis yang dicampur dengan bahan lainnya. Cobalah dan lakukan rutin hingga ketombe di kepala bisa hilang sama sekali.

Read More Kulit dan Kecantikan

Cara Menghilangkan Jerawat Pasir Berdasarkan Jenis dan Penyebabnya

Ada beberapa cara menghilangkan jerawat pasir yang bisa dilakukan

Tahukah Anda, bahwa jerawat pasir hanyalah istilah untuk menyebut benjolan kecil seperti beruntusan yang timbul secara bersamaan dan merata. Meski dinamakan jerawat pasir, kondisi ini tak hanya disebabkan oleh jerawat. 

Jerawat pasir dapat disebabkan oleh tumpukan sebum dan sel kulit mati, atau reaksi alergi. Ada beberapa cara menghilangkan jerawat pasir. Sebelum memulai perawatan, ada baiknya Anda mengetahui jenis dan penyebab jerawat pasir terlebih dahulu.

Cara menghilangkan jerawat pasir berdasarkan sebab dan jenisnya

Berikut ini beberapa sebab jerawat pasir serta cara mengatasinya:

  • Komedo

Jerawat akibat komedo disebabkan oleh tersumbatnya pori-pori oleh penumpukan minyak berlebih dan kulit mati. Komedo terbagi menjadi dua jenis, komedo putih (whitehead) dan komedo hitam (blackhead).

Komedo hitam disebut dengan komedo terbuka, karena pori-pori wajah terbuka sehingga penyebab penyumbatan teroksidasi. Hal inilah yang menjadikannya tampak berwarna coklat kehitaman. 

Sedangkan, komedo putih disebut komedo tertutup karena pori-pori wajah tertutup, membuat minyak dan sel kulit mati yang menumpuk tetap memiliki warna aslinya yaitu putih kemerahan.

Cara menghilangkan jerawat pasir karena komedo adalah rajin mencuci muka dua kali sehari yakni di pagi setelah bangun tidur dan malam sebelum tidur. Gunakan sabun cuci muka yang mengandung kurang lebih 2% asam salisilat untuk membantu membersihkan pori-pori.

Hindari penggunaan strip pori komedo terlalu sering. Meski banyak dijual, strip pori sebenarnya dapat merusak kulit sekaligus menghilangkan minyak alami pada kulit. Strip pori hanya mampu menghilangkan bagian atas komedo dan tidak menyelesaikan masalah pori-pori tersumbat. 

  • Milia

Milia merupakan benjolan berwarna putih yang seringkali dikira sebagai jerawat pasir. Milia disebabkan oleh sel kulit mati yang terperangkap di bawah permukaan kulit. 

Milia terbagi menjadi dua jenis, primer dan sekunder. Milia primer biasanya muncul di area wajah dan genital serta dapat hilang dengan sendirinya. Sedangkan milia sekunder merupakan efek dari terjadinya cedera kulit, seperti kulit terbakar dan paparan sinar matahari berlebih, yang muncul selama masa penyembuhan. 

Milia merupakan kondisi yang tidak berbahaya dan tidak bisa diatasi oleh sabun cuci muka biasa. Jika Anda ingin menghilangkannya, gunakan produk perawatan wajah yang mengandung AHA (alpha hydroxy acids) untuk mengeksfoliasi kulit. 

Selain itu, Anda juga bisa meminta bantuan dermatologis untuk mengatasi milia. 

  • Folikulitis

Folikulitis adalah infeksi pada folikel atau tempat tumbuhnya rambut yang disebabkan oleh bakteri. Mencukur, mencabut, atau menyentuh kulit dapat mengiritasi folikel sehingga memicu folikulitis.

Benjolan ini umumnya muncul di dahi atas atau garis rambut. Adapun gejala folikulitis dapat berupa rasa sakit, gatal, dan terbakar. Tak jarang terdapat benjolan yang membengkak dan berisi nanah.

Treatment folikulitis tergantung pada jenis dan keparahan kondisi yang Anda alami. Pengobatan bisa berupa pemberian krim, salep, dan obat minum antijamur dan antibakteri. Intervensi seperti laser atau bedah kecil juga dapat membantu mengatasi folikulitis.

  • Reaksi alergi

Reaksi alergi yang paling umum adalah timbulnya ruam kemerahan dan gatal pada area tubuh tertentu. Namun, beruntusan atau jerawat pasir juga dapat menjadi indikasi alergi terhadap produk yang Anda gunakan.

Pertama-tama, tentukan penyebab alergi dan hentikan penggunaan produk sesegera mungkin. Usahakan tidak menyentuh atau menggaruk area tersebut untuk menghindari kondisi yang lebih parah.

Selanjutnya Anda dapat mengonsumsi obat antihistamin oral dan melakukan perawatan wajah seperti biasa. Jika tidak kunjung membaik, konsultasikan dengan dokter untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Umumnya jerawat pasir dapat hilang dengan sendirinya. Namun bila Anda merasa tidak nyaman, Anda dapat melakukan cara-cara diatas.

Kebanyakan upaya diatas adalah perawatan secara medis. Terlepas dari itu ada beberapa cara menghilangkan jerawat pasir secara alami yang mungkin bisa Anda coba, seperti menggunakan minyak pohon teh atau gel lidah buaya.  

Yang terpenting adalah tidak menyentuh bahkan memencet jerawat agar tidak memperparah kondisi jerawat dan meninggalkan bekas kehitaman pada wajah Anda.

Read More Kulit dan Kecantikan