Kegiatan Favorit untuk Lari dari Kenyataan

Lari dari kenyataan adalah ciri gangguan mental

Biasanya istilah ini berkaitan dengan perilaku kurang baik atau tindakan yang dilakukan oleh seorang pengecut, yakni lari dari kenyataan. Padahal semua orang mengetahui bahwa banyak orang pernah lari atau sekadar ingin terhindar dari kenyataan. Hal itu bisa disebabkan beberapa faktor yang mampu membuat seseorang merasakan demikian.

Bisa karena capek secara fisik dan berujung bosan, capek hati, jiwa yang lelah atau hanya ingin pergi sejenak dari pergaulan yang tidak akan ada habisnya. Lari menghindar dari kenyataan bahkan sudah menjadi olahraga tersendiri bagi banyak masyarakat. Tak hanya berlaku bagi masyarakat kalangan bawah tetapi juga kalangan atas.

Kegiatan Favorit Lari dari Kenyataan

  • Nonton TV

Kegiatan paling sering dilakukan jika seseorang ingin pergi dari kenyataan yang dialami adalah menonton televisi. Perkembangan yang terjadi selama bertahun-tahun dari televisi kotak dengan tabung hingga monokrom layar tipis LED yang keren. Acara televisi masih menjadi pilihan terbaik bagi banyak orang untuk terhindar dari kenyataan.

Meskipun dalam beberapa acara atau program yang ditayangkan televisi dianggap berada di bawah standar kualitas modern. Namun, kebanyakan masyarakat tidak memiliki beragam jenis pilihan hiburan televisi. Tidak dipungkiri jika banyak orang yang mengatasi rasa bosan dengan melihat acara atau program hiburan di TV.

  • Membaca Buku

Banyak hal menarik yang ditawarkan buku, meskipun sebenarnya buku identik dengan kaum intelektual, tetapi buku bisa menjangkau semua masyarakat dari lapisan yang ada. Yang hanya perlu dibutuhkan adalah waktu luang, ketimbang menonton TV, membaca buku terbukti mampu memberi manfaat pada hidup lebih banyak.

Pada dasarnya, seseorang yang memilih buku sebagai pelarian secara tidak sadar dalam tempo waktu yang sama mereka justru menambah wawasan melalui buku yang dibaca. Selain itu, hal ini juga mampu meningkatkan kemampuan kognitif, deduktif, linguistik dan semantik yang dimiliki seorang manusia.

  • Main Game

Pada umumnya, bermain game untuk menghindari kenyataan banyak dilakukan oleh masyarakat dari kalangan remaja. Memainkan game ini sudah dapat dilakukan dengan mudah dengan menggunakan menggunakan media elektronik, misalnya seperti ponsel, komputer dan konsol. Pemain biasanya memiliki keterikatan emosional dengan game yang dimainkan.

Terutama terhadap karakter pada game tersebut, sehingga kondisi ini mampu memunculkan istilah bahwa seorang yang suka memainkan game dapat hidup di dua dunia berbeda. Namun demikian, banyak dari para pemain justru tidak dapat mengendalikan diri, hingga berujung pada pilihan cenderung memilih dunia game ketimbang dunia nyata.

  • Minum-minuman

Meski terdengar agak jadul atau jaman dulu, namun hingga saat ini banyak orang yang percaya bisa melupakan masalah mereka dengan mengonsumsi minuman beralkohol. Entah apa yang menjadi dasar seseorang untuk menenggak sedikit demi sedikit minuman alkohol, tetapi dengan kehilangan kesadaran seseorang juga sekaligus bisa melupakan kejadian yang baru saja menimpanya.

  • Bermain dengan Peliharaan

Meskipun tidak semua orang bisa untuk memelihara hewan, namun memiliki hewan peliharaan merupakan salah satu cara untuk bisa lari dari kenyataan. Tidak semua orang menggunakan hewan peliharaan mereka untuk mengalihkan pikiran, tetapi ada pula yang menjadikan hewan sebagai pelampiasan rasa emosional yang ada.

Ada yang marah, bahkan sampai menyiksa hewan tersebut, ini merupakan contoh buruk tetapi juga ada sisi positif. Bagi seorang dengan kepribadian cenderung menutup diri, bisa menjadikan hewan peliharaan sebagai temannya hingga bahkan ada manusia yang memilih untuk menikahi hewan peliharaannya di dunia ini.

Read More Kesehatan Mental