Benarkah Povidone Iodine (PVPI) Bunuh Virus Penyebab COVID-19 secara Efektif?

Anda mungkin telah mendengar berita bahwa povidone iodine (PVPI) dikatakan dapat membunuh virus penyebab COVID-19 secara efektif. Namun, apakah Anda mengetahui apa povidone iodine itu sebenarnya? Dan bagaimana bisa ia membunuh virus penyebab COVID-19? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, mari simak informasi terbaru dari WHO mengenai penyebaran SARS-Cov-2 terlebih dulu.

Berita teranyar yang dikeluarkan secara resmi oleh Badan Kesehatan Dunia, WHO, menginformasikan bahwa penyebaran SARS-Cov-2 memiliki risiko tinggi ditularkan lewat udara atau yang disebut dengan airborne. Pada awalnya, WHO menyatakan bahwa virus ini umumnya ditularkan melalui droplets.

Dengan adanya pembaharuan informasi ini, maka kita perlu untuk lebih waspada terhadap lingkungan sekitar. Menerapkan physical distancing, menjaga kebersihan diri, dan juga menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh, menjadi kewajiban yang perlu dipatuhi pada saat pandemi seperti ini.

Kesehatan tubuh, terutama kesehatan saluran pernapasan (respiratory hygiene) menjadi perhatian penting. Diketahui bahwa jumlah virus (virus load) SARS-Cov-2 paling banyak ditemukan di sekitar tenggorokan area belakang, tepatnya di bagian nasofaring dan orofaring yang berperan penting dalam sistem pernapasan manusia.

Ketika seseorang yang terinfeksi COVID-19 bersin, batuk, berbicara, atau bahkan bernapas, ia berisiko tinggi menularkan orang-orang di sekitarnya melalui microdroplet atau partikel yang berkurang sangat kecil dan dapat bertahan di udara untuk waktu yang cukup lama.

Microdroplet ini kemudian akan terhirup oleh orang-orang yang kebetulan berada di sekitarnya. Proses penyebaran virus ini dikenal sebagai proses penyebaran secara airborne.

Mengenal Povidone Iodine secara lebih dekat

Pernahkah Anda mendengar Povidone Iodine? Povidone Iodine (PVPI) adalah unsur yang dikategorikan dalam golongan antiseptik yang seringkali digunakan untuk mengatasi luka. Obat ini dipercaya dapat membunuh bakteri, virus, jamur, atau protozoa yang membahayakan tubuh, seperti virus penyebab SARS-Cov-2.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Tropical Infectious Disease Research and Education Centre (TIDREC) dari University of Malaya, Malaysia, memberikan hasil bahwa obat kumur dengan kandungan Povidone Iodine secara efektif dapat membunuh virus SARS-Cov-2 dalam waktu 15 detik saja.

Obat Povidone Iodine ini tergolong sebagai obat bebas yang mudah ditemui di apotek mana saja tanpa memerlukan resep dokter. Walaupun begitu, bagi ibu hamil, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu sebelum memutuskan untuk menggunakan PVPI sebagai obat kumur.

Mengenai efek samping yang ditimbulkan oleh Povidone Iodine, hingga saat ini diketahui bahwa terdapat risiko reaksi alergi dan hipersensitivitas. Walaupun begitu, kedua efek samping ini diketahui bersifat ringan dan tidak selalu muncul.

Dari penelitian lainnya, tidak ditemukan adanya efek samping dari penggunaan Povidone Iodine sebagai obat kumur dengan penggunaan rutin PVIP setiap hari selama 3 dan 6 bulan, serta 3 tahun.

Cara berkumur yang benar dengan povidone iodine

Manfaat obat povidone iodine ini dapat terasa maksimal, jika Anda berkumur dengan cara yang benar. Pada dasarnya, cara berkumur ini berbeda dengan berkumur setelah menyikat gigi.

  • Tuang 15-30 ml cairan obat kumur dengan kandungan PVIP ke dalam mulut dan berkumurlah selama 30 detik.
  • Lanjutkan berkumur sambil mendongakkan kepala sebesar 45 derajat ke belakang agar cairan obat kumur dapat mengenai area kerongkongan. Kumur selama 30 detik.
  • Buang cairan.

Setelah berkumur, Anda disarankan untuk tidak makan, minum, atau berkumur lagi dengan air selama 30 menit. Ulangi kegiatan ini selama 4 jam sekali atau 4-5 kali dalam sehari.

Hidup Sehat

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*