Abortus Imminens & Berbagai Masalah Lain pada Awal Kehamilan

Masa-masa awal kehamilan (trimester pertama) dapat dibilang sebagai masa yang paling rawan. Pasalnya, saat-saat tersebut janin belum berada dalam kondisi yang aman. Banyak sekali masalah yang bisa ditemui ibu hamil pada momen ini. Mulai dari masalah yang menyerang kondisi si ibu, maupun janinnya. Mulai dari morning sickness hingga abortus imminens.

Jika Anda merupakan seorang yang baru saja akan melakoni peran sebagai ibu hamil, memetakan masalah-masalah tersebut amatlah penting. Memahami masalah-masalah tersebut artinya menurunkan risiko terburuk yang bisa saja terjadi. Mengerti masalah-masalah tersebut bisa jadi upaya Anda menjalani masa kehamilan yang aman dan selamat hingga bayi Anda terlahir ke dunia nantinya.

Lantas, apa saja masalah-masalah yang dimaksud di atas? Berikut penjabarannya:

  • Morning Sickness

Morning sickness adalah salah satu masalah ibu hamil yang paling umum. Terutama di tiga bulan pertama kehamilan. Walaupun dinamakan morning sickness, tetapi kondisi ini tidak selamanya terjadi di pagi hari.

Morning sickness disebabkan oleh perubahan hormon selama kehamilan. Kondisi ini membuat ibu hamil sering merasa ingin muntah dan mual sehingga  malas makan.

  • Diabetes Gestational

Meski jumlah wanita yang menderita diabetes gestational hanya sedikit, ini bukanlah hal yang bisa diabaikan. Diabetes gestational perlu ditangani dengan baik dan sebaiknya juga dilakukan tindakan agar terhindar dari penyakit ini.

Sebagian wanita akan pulih dari diabetes gestational segera setelah melahirkan. Tapi pada beberapa kasus lainnya, wanita tersebut akan tetap mengidap diabetes gestational. Penyakit itu pun juga bisa memengaruhi bayi yang dikandung. Karenanya cobalah untuk tidak terlalu menuruti keinginan makan berlebih dan mengontrol asupan gula di masa kehamilan.

  • Abortus Imminens

Abortus imminens adalah salah satu tanda atau peringatan keguguran yang terjadi pada 20 minggu pertama usia kehamilan.

Kondisi ini ditandai dengan perdarahan dari vagina. Perdarahan bisa berupa bercak atau flek kecokelatan hingga yang disertai gumpalan darah. Gejala keguguran ini juga disertai dengan rasa nyeri di area perut dan punggung bawah akibat kontraksi rahim, padahal pelebaran leher rahim (serviks) belum terjadi.

Abortus imminens dapat berpotensi menyebabkan keguguran sehingga dikenal pula dengan istilah threatened miscarriage atau ancaman keguguran dalam istilah medis. Disebut sebagai ancaman karena keluarnya flek darah pada trimester awal merupakan salah satu gejala keguguran yang umumnya muncul pertama kali.

  • Keputihan

Masalah keputihan wajar terjadi di trimester pertama kehamilan. Namun, ada pula jenis keputihan yang parah akibat infeksi menular. Oleh karena itu, bererhati-hatilah jika mengalami masalah ini, karena bisa mengganggu pertumbuhan janin.

Kenali ciri-ciri keputihan yang tidak wajar seperti berbau tak sedap, menyebabkan gatal atau sakit, dan berwarna.

  • Demam Tak Wajar

Perubahan kondisi kesehatan memang merupakan hal yang wajar dan dialami oleh hampir seluruh perempuan yang tengah hamil muda. Itu terjadi lantaran perubahan hormon dan hal-hal lain di dalam tubuhnya.

Salah satu perubahan kondisi kesehatan itu mungkin akan menyebabkan demam, seperti gejala flu dan penyakit ringan lainnya. Namun, jika Anda merasa sudah tak wajar, berhati-hatilah sebab bisa jadi ini adalah awal dari masalah yang lebih serius.

Demam atau peningkatan suhu tubuh ini, bisa saja merupakan gejala dari infeksi cytomegalovirus (CMV), parvovirus atau toxoplasma. Bahayanya, infeksi ini dapat berdampak buruk bagi janin di dalam kandungan. Jadi, jangan remehkan jika mengalami demam tinggi saat hamil muda.

***

Beberapa masalah yang disebutkan di atas memang wajar dan kerap terjadi sebagai efek dari kehamilan itu sendiri. Akan tetapi jangan lengah dan menyepelekan gejala-gejala yang terjadi. Kondisi-kondisi tersebut bisa saja bergulir ke arah yang lebih mengkhawatirkan.

Seperti abortus imminens misalnya, jika Anda mengabaikan tanda dari masalah itu, keselamatan janin Anda bisa menjadi taruhannya. Segera periksakan diri ke dokter jika Anda yakin tengah ada “yang tidak beres” mengenai kandungan Anda. Jangan lupa juga untuk selalu menjaga kondisi kesehatan dengan banyak mengonsumsi makanan bernutrisi, menjaga pola hidup sehat, dan menghindari apa-apa saja yang bisa membahayakan Anda serta janin yang ada di dalam kandungan.

Kehamilan

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*