Peradangan Kulit Apa yang Anda Alami? Kenali Jenis dan Cara Mengobatinya

Apakah Anda sering kali mengalami peradangan kulit yang membuat rasa tidak nyaman hingga mengganggu aktivitas sehari-hari Anda? Anda juga mungkin penasaran, faktor apa yang kiranya menjadi penyebab peradangan kulit yang Anda alami dan bagaimana cara mengobatinya? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

peradangan kulit

Gejala peradangan kulit yang harus diwaspadai

Peradangan kulit terjadi ketika sistem imun merespons benda atau kondisi yang dianggap berbahaya bagi tubuh dan kulit. Ketika Anda terpapar benda atau stimulus tertentu, sel imun tubuh akan secara alami melepas berbagai zat yang dapat memperlebar pembuluh darah, sehingga mudah untuk dilalui.

Selanjutnya, sel imun akan bertolak ke area kulit yang terkena stimulus tadi dan memicu berbagai gejala. Biasanya, rasa gatal dan kemerahan merupakan salah satu gejala yang paling banyak dikeluhkan oleh pasien peradangan kulit. Selain itu, ada beberapa gejala lain dari peradangan kulit yang perlu Anda waspadai, antara lain:

  • Lepuhan atau benjolan
  • Kulit yang terlihat pecah-pecah, bahkan berdarah
  • Adanya penebalan kulit di area yang terkena peradangan
  • Rasa hangat di sekitar area kulit yang terkena peradangan
  • Kulit terasa gatal, terbakar, atau perih dalam waktu yang bersamaan
  • Muncul ruam yang halus atau bersisik

Pemicu dan penyebab peradangan kulit

Peradangan kulit atau inflamasi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti:

  1. Reaksi alergi

Beberapa individu memiliki alergi tertentu terhadap suatu alergi. Kondisi ini terjadi ketika sistem imun berasumsi bahwa terdapat benda asing yang membahayakan tubuh, sehingga ia bereaksi secara berlebihan dan memicu reaksi alergi.

Beberapa alergen yang umumnya menyebabkan reaksi alergi, yaitu:

  • Obat-obatan
  • Makanan tertentu, seperti udang atau ikan
  • Tanaman jelatang (poison ivy)
  • Zat pewangi tertentu
  • Produk kosmetik tertentu yang tidak cocok dengan kulit
  1. Penyakit autoimun

Pada sebagian orang, sistem imun justru berbalik menyerang jaringan tubuh yang sehat, seperti yang terjadi pada pasien psoriasis. Di samping itu, pasien penyakit autoimun celiac juga berpeluang tinggi mengalami masalah kulit dermatitis herpetiformis, yang akan muncul jika individu tersebut mengonsumsi makanan atau minuman dengan kandungan gluten.

  1. Infeksi mikroba

Jamur, bakteri, dan infeksi jamur tertentu dapat menyebabkan peradangan kulit. Contoh infeksi yang menyebabkan peradangan kulit terjadi, antara lain:

  • Selulitis
  • Infeksi jamur kulit (ringworm)
  • Dermatitis seboroik (infeksi jamur yang ada dalam minyak kulit)
  • Impetigo

Cara mengobati peradangan kulit

Pengobatan secara oral maupun oles masih menjadi cara mengobati peradangan kulit yang umumnya direkomendasikan oleh dokter. Ada pun beberapa obat yang dapat menjadi rekomendasi, yaitu:

  1. Obat minum

Dokter akan merekomendasikan pasien yang mengalami peradangan kulit untuk mengonsumsi obat peradangan kulit tertentu, seperti:

  • Dapson: berguna meredakan kemerahan dan gatal pada dermatitis herpetiformis
  • Antihistamin: berguna mengatasi alergi
  • Antibiotik atau antijamur oral: berguna meredakan peradangan kulit akibat infeksi bakteri atau jamur
  • Beberapa obat injeksi untuk psoriasis, seperti methotrexate dan retinoid
  1. Obat oles

Selain obat minum, dokter juga biasanya akan meresepkan obat oles untuk membantu pemulihan akibat peradangan kulit, seperti:

  • Krim untuk mengatasi rasa gatal, seperti losion kalamin dan hidrokortison
  • Krim antibakteri atau antijamur
  • Krim kortikosteroid, berguna mengurangi peradangan
  • Imunomodulator, seperti calcineurin inhibitor yang dapat mengurangi peradangan kulit pada sistem imun.
Read More Hidup Sehat

Kenali Gejala Maag Akut Serta Cara Mengatasinya

Penyakit maag terbagi menjadi maag kronis dan maag akut. Keduanya seringkali dianggap sama padahal berbeda dari segi serangan pada lambung. Maag kronis akan menimbulkan rasa sakit lebih lama sebab menyerang lambug secara bertahap dan perlahan. Sedangkan maag akut menimbulkan rasa sakit yang berlebihan namun bersifat sementara. Maag akut terjadi sebab lapisan lambung mengalami radang secara tiba-tiba.

Maag akut ini dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti infeksi bakteri Helicobacter pylori, konsumsi alkohol berlebihan, cairan empedu masuk ke lambung, stres berlebih, serta penyakit autoimun. Jika Anda terlalu sering mengonsumsi obat pereda nyeri maka dapat menimbulkan maag akut juga. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menjaga kesehatan agar tidak terserang maag akut.

Berbagai gejala maag akut

Banyak orang memiliki penyakit berupa maag akut namun mengira memiliki penyakit lain. Hal tersebut dikarenakan beberapa gejala dari maag akut mirip dengan penyakit lain. Berikut ini beberapa gejala yang seringkali muncul jika Anda menderita maag akut.

  • Mual dan muntah

Merasa mual setelah setiap saa? Bisa jadi Anda terkena maag akut. Salah satu gejala yang sering muncul pada penderita maag akut yaitu sering merasa mual, bahkan hingga muntah terutama setelah makan.

  • Sakit perut bagian atas

Penderita maag akut akan merasa sakit pada perut bagian atas. Terkadang, muncul pula rasa terbakar yang dapat menjalar menuju dada dan kerongkongan. Jika sakit sering muncul, maka kondisi Anda sudah parah dan sebaiknya segera mengunjungi dokter.

  • Masalah pencernaan dan feses berwarna hitam

Lambung yang mengalami iritasi sebab maag akut, dapat menyebabkan masalah pencernaan. Asam lambung yang berlebih pada penderita maag akut juga dapat menyebabkan kesulitan menelan. Selain itu, jika feses Anda berwarna hitam, Anda mungkin saja terkena maag akut.

  • Berkurangnya nafsu makan

Gejala lain yang muncul ketika mengalami maag akut yaitu berkurangnya nafsu makan. Hal ini sangat umum dirasakan oleh para penderita maag akut. Selain itu, biasanya perut akan merasa begah setelah makan.

Berbagai obat untuk mengatasi maag akut

Untuk mengatasi maag akut, Anda dapat mengonsumsi beberapa jenis obat berikut ini. Akan tetapi, sebaiknya Anda tetap mengonsumsi obat-obatan berikut ini menggunakan arahan dari dokter agar mendapat dosis tepat.

  • Obat golongan antasida

Pemberian obat golongan antasida juga dapat membantu mengatasi maag akut. Berbagai obat golongan antasida berfungsi untuk menetralkan asam berlebih pada lambung. Obat ini dapat dibeli tanpa resep dokter namun tidak untuk dikonsumsi dalam waktu lama sebab dapat menimbulkan efek samping.

  • Obat golongan H-2 receptor blockers

Maag akut yang disebabkan peradangan dinding lambung  atau gastritis dapat diatasi dengan obat golongan H-2 receptor blockers. Beberapa obat yang termasuk golongan ini di antaranya cometidine, famotidine, atau ranitidine.

  • Obat golongan Proton Pump Inhibitor (PPI)

Obat Proton Pump Inhibitor (PPI) memiliki fungsi mirip seperti H-2 receptor blockers, yaitu dapat menurunkan produksi asam lambung sebab menghambat pompa proton. Beberapa obat PPI yang seringkali diresepkan oleh dokter yaitu omeprazole, esomeprazole, lanzoprazole, atau pantoprazole.

  • Obat coating agent

Untuk Anda yang sering mengonsumsi obat antinyeri, maag akut dapat muncul dan melukai lambung. Mengonsumsi obat coating agent seperti misoprostol atau sucralfate dapat membantu melindungi lapisan lambung. 

  • Obat antibiotik

Apabila maag akut yang Anda alami disebabkan oleh infeksi bakteri Helicobacter pylori, maka Anda akan membutuhkan obat antibiotik seperti amoxicillin, clarithromycin, atau tetracyline. Obat antibiotik membutuhkan 10 hari hingga 4 minggu agar bekerja dengan baik tergantung kondisi Anda.

Beberapa cara juga dapat Anda terapkan untuk mencegah mengalami maag akut.  Pertama, Anda harus membatasi jumlah konsumsi alkohol serta obat pereda nyeri. Kedua, untuk menghindari infeksi bakteri, Anda dapat menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun. Selain itu, masak makanan dengan benar hingga matang agar bakteri yang terkandung di dalamnya mati. Ketiga, kelola stres Anda agar tidak menumpuk serta menjadi beban. Usahakan untuk segera menemui dokter jika terdapat gejala maag akut untuk mengetahui penyebabnya serta mendapat pengobatan yang tepat.

Read More Penyakit

Cara Menghilangkan Jerawat Pasir Berdasarkan Jenis dan Penyebabnya

Ada beberapa cara menghilangkan jerawat pasir yang bisa dilakukan

Tahukah Anda, bahwa jerawat pasir hanyalah istilah untuk menyebut benjolan kecil seperti beruntusan yang timbul secara bersamaan dan merata. Meski dinamakan jerawat pasir, kondisi ini tak hanya disebabkan oleh jerawat. 

Jerawat pasir dapat disebabkan oleh tumpukan sebum dan sel kulit mati, atau reaksi alergi. Ada beberapa cara menghilangkan jerawat pasir. Sebelum memulai perawatan, ada baiknya Anda mengetahui jenis dan penyebab jerawat pasir terlebih dahulu.

Cara menghilangkan jerawat pasir berdasarkan sebab dan jenisnya

Berikut ini beberapa sebab jerawat pasir serta cara mengatasinya:

  • Komedo

Jerawat akibat komedo disebabkan oleh tersumbatnya pori-pori oleh penumpukan minyak berlebih dan kulit mati. Komedo terbagi menjadi dua jenis, komedo putih (whitehead) dan komedo hitam (blackhead).

Komedo hitam disebut dengan komedo terbuka, karena pori-pori wajah terbuka sehingga penyebab penyumbatan teroksidasi. Hal inilah yang menjadikannya tampak berwarna coklat kehitaman. 

Sedangkan, komedo putih disebut komedo tertutup karena pori-pori wajah tertutup, membuat minyak dan sel kulit mati yang menumpuk tetap memiliki warna aslinya yaitu putih kemerahan.

Cara menghilangkan jerawat pasir karena komedo adalah rajin mencuci muka dua kali sehari yakni di pagi setelah bangun tidur dan malam sebelum tidur. Gunakan sabun cuci muka yang mengandung kurang lebih 2% asam salisilat untuk membantu membersihkan pori-pori.

Hindari penggunaan strip pori komedo terlalu sering. Meski banyak dijual, strip pori sebenarnya dapat merusak kulit sekaligus menghilangkan minyak alami pada kulit. Strip pori hanya mampu menghilangkan bagian atas komedo dan tidak menyelesaikan masalah pori-pori tersumbat. 

  • Milia

Milia merupakan benjolan berwarna putih yang seringkali dikira sebagai jerawat pasir. Milia disebabkan oleh sel kulit mati yang terperangkap di bawah permukaan kulit. 

Milia terbagi menjadi dua jenis, primer dan sekunder. Milia primer biasanya muncul di area wajah dan genital serta dapat hilang dengan sendirinya. Sedangkan milia sekunder merupakan efek dari terjadinya cedera kulit, seperti kulit terbakar dan paparan sinar matahari berlebih, yang muncul selama masa penyembuhan. 

Milia merupakan kondisi yang tidak berbahaya dan tidak bisa diatasi oleh sabun cuci muka biasa. Jika Anda ingin menghilangkannya, gunakan produk perawatan wajah yang mengandung AHA (alpha hydroxy acids) untuk mengeksfoliasi kulit. 

Selain itu, Anda juga bisa meminta bantuan dermatologis untuk mengatasi milia. 

  • Folikulitis

Folikulitis adalah infeksi pada folikel atau tempat tumbuhnya rambut yang disebabkan oleh bakteri. Mencukur, mencabut, atau menyentuh kulit dapat mengiritasi folikel sehingga memicu folikulitis.

Benjolan ini umumnya muncul di dahi atas atau garis rambut. Adapun gejala folikulitis dapat berupa rasa sakit, gatal, dan terbakar. Tak jarang terdapat benjolan yang membengkak dan berisi nanah.

Treatment folikulitis tergantung pada jenis dan keparahan kondisi yang Anda alami. Pengobatan bisa berupa pemberian krim, salep, dan obat minum antijamur dan antibakteri. Intervensi seperti laser atau bedah kecil juga dapat membantu mengatasi folikulitis.

  • Reaksi alergi

Reaksi alergi yang paling umum adalah timbulnya ruam kemerahan dan gatal pada area tubuh tertentu. Namun, beruntusan atau jerawat pasir juga dapat menjadi indikasi alergi terhadap produk yang Anda gunakan.

Pertama-tama, tentukan penyebab alergi dan hentikan penggunaan produk sesegera mungkin. Usahakan tidak menyentuh atau menggaruk area tersebut untuk menghindari kondisi yang lebih parah.

Selanjutnya Anda dapat mengonsumsi obat antihistamin oral dan melakukan perawatan wajah seperti biasa. Jika tidak kunjung membaik, konsultasikan dengan dokter untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Umumnya jerawat pasir dapat hilang dengan sendirinya. Namun bila Anda merasa tidak nyaman, Anda dapat melakukan cara-cara diatas.

Kebanyakan upaya diatas adalah perawatan secara medis. Terlepas dari itu ada beberapa cara menghilangkan jerawat pasir secara alami yang mungkin bisa Anda coba, seperti menggunakan minyak pohon teh atau gel lidah buaya.  

Yang terpenting adalah tidak menyentuh bahkan memencet jerawat agar tidak memperparah kondisi jerawat dan meninggalkan bekas kehitaman pada wajah Anda.

Read More Kulit dan Kecantikan

6 Obat Kurang Darah Alami dan Medis yang Harus Anda Tahu

Ternyata, 3 dari 10 penduduk Indonesia mengalami kurang darah. Kurang darah alias anemia adalah kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin. Untuk mengatasi masalah kesehatan ini, ada beberapa pilihan obat kurang darah yang bisa dicoba.

Penyakit anemia biasanya terjadi disebabkan oleh beberapa hal, seperti produksi sel darah merah yang berkurang,  terjadinya perdarahan masif maupun berkepanjangan, ataupun karena adanya penyakit tertentu sehingga sel darah merah jadi cepat rusak.

Obat kurang darah pun sebenarnya ada bermacam-macam. Ada obat sesuai resep dokter, ada juga obat alami. 

Obat Kurang Darah secara Medis dan Alami yang Perlu Anda Tahu

Menggunakan obat kurang darah dari dokter atau secara medis ini harus sesuai dengan penyebabnya. Berikut beberapa pilihan obatnya:

  1. Anemia disebabkan kekurangan vitamin B12, B9, dan C

Kekurangn vitamin B12, B9, dan vitamin C ini bisa menyebabkan kekurangan darah. Anemia karena kekurangan vitamin ini dapat diobati dengan mengkonsumsi suplemen makanan yang mengandung vitamin B12, B9, dan vitamin C untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Jika mengalami masalah pada sistem pencernaan dalam menyerap vitamin tersebut, sebaiknya dengan melakukan suntik vitamin B12.

  • Anemia Akibat Defisiensi Besi

Obat kurang darah akibat defisiensi besi bisa dengan menggunakan suplemen zat besi yang bisa diperoleh tanpa resep dokter. Selain itu, bisa juga dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi yang tinggi.

  • Anemia Jenis Lain yang Jarang Terjadi

Selain 2 jenis penyebab anemia sebelumnya, ada juga kurang darah yang jarang terjadi. Anemia tersebut meliputi:

  • Anemia aplastik akibat sumsum tulang belakang tidak berhasil memproduksi sel darah merah dalam jumlah yang cukup
  • Anemia karena penyakit kronis
  • Anemia sel sabit yang diakibatkan oleh adanya kelainan bentuk sel darah merah karena kelainan genetik
  • Anemia hemolitik karena hancurnya sel darah merah lebih cepat dibanding proses pembentukannya
  • Anemia karena thalasemia yang merupakan penyakit bawaan. Kondisi ini terjadi karena tubuh hanya menghasilkan sedikit sel darah merah dan hemoglobin

Biasanya, anemia ini akan butuh penanganan yang lebih spesifik dan berbeda. Bisa dengan suplemen, suntik hormon, obat-obatan, transplantasi sumsum tulang dan sel induk, transfusi darah, kemoterapi, hingga mungkin saja pengangkatan limpa jika diperlukan.

  • Minum Jus Bit dan Delima

Ini merupakan obat kurang darah yang alami. Diketahui bahwa buah bit dan juga dellima dapat berfungsi membersihkan dan pembentukan darah. Buah bit mengandung tinggi asam folat, sedangkan buah delima kaya akan zat besi dan mineral lain. Semua kandungan pada kedua buah ini bermanfaat bagi tubuh untuk mengangkut zat besi.

  • Menambah Asupan Makanan Kaya Zat Besi

Pada makanan terdapat dua jenis zat besi, yaitu heme dari hewani dan zat besi nonheme yang asalnya dari tumbuhan. Kedua jenis zat besi ini diserap oleh tubuh, meskipun jenis heme lebih mudah diserap.

Makanan yang mengandung kaya akan zat besi adalah daging merah, daging unggas, hati sapi, ginjal sapi, lidah sapi, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan dan biji-bijian, makanan laut, hingga makanan yang diperkaya zat besi. Semuanya baik untuk dikonsumsi sebagai obat kurang darah.

  • Menambah Asupan Makanan Kaya Vitamin C

Vitamin C dalam tubuh membantu proses penyerapan zat besi dan memperkuat imun tubuh. Sehingga makanan yang mengandung vitamin C dapat dijadikan sebagai obat kurang darah alami. Makanan yang mengandung vitamin C adalah buah-buahan sitrus, stroberi, tomat, kiwi, dan blewah. Ada juga jenis sayuran seperti brokoli, kubis, hingga paprika merah manis.

Read More Penyakit

Pahami Hal-Hal Ini Sebelum Melakukan Sulam Bulu Mata

Ada berbagai cara untuk mendapatkan sekaligus memperindah bulu mata, mulai dari upaya paling sederhana, yakni menggunakan maskara sampai melakukan sulam bulu mata. Kegiatan ini menjadi marak dan dirasa normal lantaran memiliki bulu mata yang lentik menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi wanita.

sulam bulu mata

Pasalnya, konstruksi standar kecantikan saat ini menjadikan bahwa bulu mata menjadi salah satu poin yang penting. Sulam bulu mata menjadi salah satu cara paling mudah dan cenderung cepat untuk mendapatkan bulu mata yang indah. Nah, bagi Anda yang akan berpikiran untuk melakukan sulam bulu mata, pahami beberapa hal di bawah ini:

  • Persiapan Sebelum Extention

Hindari pemakaian maskara waterproof seminggu sebelum melakukan eyelash extension atau sulam bulu mata. Ketika seseorang meninggalkan maskara pada bulu mata alami, hal ini akan berdampak kepada sempurna atau tidaknya eyelash extension menempel di bagian tersebut. Ini termasuk untuk jangan pernah lupa untuk membersihkan bulu mata Anda sebelum melakukan sulam bulu mata.

  • Pilih Bahan Bulu Mata Sesuai Keinginan

Sulam bulu mata memiliki kualitas masing–masing sesuai bahan untuk membuat bulu mata palsu tersebut. Poliester sintetis, bulu binatang, atau serat sutera, adalah beberapa pilihan bulu mata yang bisa ditempel pada bulu mata asli Anda.

Dibanding bahan-bahan lainnya, bulu mata dari bahan bulu binatang adalah jenis yang paling ringan dan tidak memberi tekanan ekstra pada bulu mata asli. Selain itu, pilihlah kualitas serta teknik pemasangan yang baik untuk memberikan rasa nyaman di mata.

  • Pastikan Ukuran dan Bentuk Bulu Mata Sesuai

Untuk sulam bulu mata, Anda juga bisa request kepada sang beautician tentang ukuran bulu mata yang Anda inginkan. Tidak hanya ukurannya, tetapi juga ketebalan serta look yang Anda inginkan dari proses sulam bulu mata tersebut.

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk melakukanya coba cari tau soal ukuran danlook bulu mata yang Anda inginkan. Jangan sampai Anda salah pilih ukuran dan bentuk bulu mata, jika nantinya pilihan Anda salah maka kemungkinan akan terlihat aneh di wajah Anda.

  • Pilih Salon yang Sudah Berpengalaman

Salah satu ciri salon berpengalaman itu memiliki keunggulan dari berbagai segi jika dibandingkan kompetitornya. Mulai dari popularitas, pelayanan, jumlah pelanggan yang puas, hingga kelengkapan alat-alatnya. Seringkali salon semacam itu ada di kota-kota besar karena memiliki permintaan yang tinggi.

Dengan datang ke salon sulam bulu mata yang berpengalaman, Anda bisa menekan berbagai kemungkinan risiko. Misalnya bulu mata asli gampang rontok lantaran proses sulam bulu mata dilakukan secara tergesa-gesa.

  • Konsultasi Terlebih Dahulu

Tidak semua sulam bulu mata berakhir menggembirakan, begitu juga tak selalu berujung menyedihkan. Artinya, probabilitas keberhasilan tindakan ini amat ditentukan oleh banyak faktor lain. Oleh karenanya, penting untuk selalu melakukan konsultasi sebelum memutuskan untuk menjalaninya.  

Beberapa hal yang harus dipastikan selama berkonsultasi antara lain:

  • Pastikan Anda menghubungi salon kecantikan yang memiliki reputasi bagus.
  • Pastikan jenis lem perekat yang digunakan, termasuk jenis bahan yang digunakan untuk membuat bulu mata palsu tersebut. Reaksi alergi adalah kekhawatiran terbesar di antara para pelanggan sulam bulu mata.
  • Pastikan Anda meminta teknisi tersebut untuk mensterilkan tangan dan segala peralatan yang digunakan untuk mencegah penyebaran infeksi akibat mikroba.

***

Sebelum Anda melakukan sulam butu lebih baik Anda memahami tentang sulam bulu mata agar tidak terjadi kesalahan yang fatal. Apalagi prosedur ini menyangkut mata, ditakutkan akan terjadi hal buruk jika Anda terburu–buru melakukan sulam bulu mata.

Read More Hidup Sehat