Ketahui 3 Cara Proses Pembuatan Garam

Proses pembuatan garam adalah salah satu praktek kimia tertua yang dilakukan oleh manusia. Meskipun garam diproduksi secara alami saat air laut menguap, proses pembuatannya dapat dengan mudah di reproduksi untuk menghasilkan hasil yang lebih tinggi.

Beberapa garam masih menggunakan proses pembuatan dengan metode kuno, namun sekarang terdapat metode baru yang lebih cepat, dan lebih murah yang telah dikembangkan. Bergantung pada sumber garam dan teknik yang digunakan untuk membuatnya, produk akhir garam akan memiliki rasa dan tekstur yang berbeda.

Saat ini terdapat tiga metode utama untuk proses pembuatan garam, yaitu:

  • Penguapan dari air laut
  • Menambang garam dari bumi
  • Membuat air garam

Garam meja yang paling umum adalah produk dari air asin, sedangkan garam khusus atau gourmet masih diproduksi melalui penguapan air laut; garam yang digunakan untuk keperluan industri diperoleh melalui penambangan. 

Sea salt

Garam menyumbang sekitar 3,5 persen dari lautan dunia. Saat memproduksi sea salt dalam skala industri, air laut ditempatkan di “kolam konsentrasi” yang besar untuk memungkinkan penguapan yang efisien dari matahari dan angin. Proses pembuatan garam laut hanya bisa dilakukan di daerah dengan curah hujan rendah agar cukup waktu untuk dilalui untuk penguapan. Oleh karena itu, sea salt sering kali diproduksi di daerah beriklim kering seperti Mediterania dan Australia. Selain itu, sea salt juga diproduksi dalam skala yang jauh lebih kecil dan dengan teknik kuno yang terampil. 

  • Garam batu atau rock salt

Garam batu (juga dikenal sebagai halit) terdapat di batuan di bawah lapisan permukaan bumi dan dapat diekstraksi melalui penambangan poros dalam.  Endapan garam yang besar ini adalah hasil dari saluran air bawah tanah kuno yang telah lama mengering.

Proses pembuatan garam batu diekstraksi melalui dinamit, mirip dengan cara penambangan mineral lainnya. Biasanya digunakan untuk keperluan industri dan non-makanan lainnya. Garam jenis ini banyak mengandung mineral dan kotoran lain.

  • Salt Brines

Karena laut adalah air asin alami, penambangan hidraulik (atau penambangan larutan) garam melibatkan pemompaan air ke bawah permukaan bumi untuk melarutkan endapan garam dan membuat air asin garam. Air garam ini kemudian dipompa ke permukaan dan diuapkan untuk menghasilkan garam. Air garam asin dapat diolah sebelum penguapan untuk mengurangi kandungan mineral, menghasilkan kristal natrium klorida yang hampir murni. Sebagian besar garam meja melalui proses pembuatan jenis ini.

Perbedaan utama antara jenis garam terletak pada rasa, tekstur, dan proses pembuatannya. Jenis garam apa pun yang Anda sukai, konsumsilah dalam jumlah sedang. Karena Anda direkomendasikan untuk membatasi natrium hingga kurang dari 2.300 miligram sehari.

Read More Hidup Sehat

Sulit Merasa Senang? Hati-Hati, Mungkin Anda Mengalami Anhedonia

Apakah Anda seringkali tidak mampu merasakan kesenangan? Segala hal yang Anda lakukan tidak terasa menyenangkan dan Anda kehilangan minat terhadap hobi-hobi yang dimiliki. Jika Anda mengalami hal ini, bisa saja Anda sedang mengalami gejala anhedonia.

anhedonia

Anhedonia merupakan kondisi kesehatan mental yang ditandai dengan ketidakmamuan untuk merasakan kesenangan. Kondisi ini bisa terjadi karena adanya kondisi kesehatan mental lain yang memicunya, seperti depresi dan skizofrenia.

Saat seseorang mengalami kondisi ini, mereka tidak bisa merasakan kesenangan apa pun, bahkan saat melakukan hobi sekalipun. Kegiatan yang dulu Anda rasakan sebagai sumber kesenangan bisa saja sekarang terasa hambar dan tidak lagi menyenangkan.

Tanda-tanda gejala anhedonia

Pada dasarnya, tanda utama seseorang mengalami anhedonia adalah saat ia tidak lagi bisa merasakan kesenangan dari segala hal yang dilakukannya. Terdapat dua jenis anhedonia, yaitu anhedonia sosial dan anhedonia fisik.

Anhedonia sosial membuat Anda tidak ingin berinteraksi atau berhubungan sosial dengan orang lain. Sementara, anhedonia fisik membuat Anda tidak merasakan kebahagiaan dari kegiatan-kegiatan tertentu, seperti saat mengonsumsi makanan enak, berhubungan seks, dan lain sebagainya.

Ada beberapa gejala dari kondisi ini yang perlu dicermati, yaitu:

  • Menarik diri dari hubungan sosial
  • Merasa negatif terhadap diri sendiri dan orang lain
  • Menurunnya kemampuan emosional
  • Kesulitan menyesuaikan diri dengan situasi sosial
  • Kecenderungan untuk menunjukkan emosi palsu
  • Kurangnya minat pada aktivitas keintiman fisik
  • Merasa sakit terus menerus

Saat Anda mengalami kondisi ini, Anda akan menarik diri dari hubungan sosial dengan orang-orang di sekitar Anda, baik keluarga, teman, ataupun pasangan. Selain itu, Anda mudah merasa cemas atau khawatir saat berada di lingkungan sosial.

Banyak pasangan kekasih yang akhirnya berpisah karena salah satu dari mereka memiliki kondisi ini.

Penyebab dan faktor resiko anhedonia

Kondisi anhedonia merupakan gejala utama dari depresi. Akan tetapi, tidak semua orang yang mengalami kondisi ini juga akan mengalami depresi. Biasanya, penderita depresi akan diberikan obat-obatan khusus untuk mengatasi depresi mereka, seperti obat antidepresan dan antipsikotik. Obat-obatan inilah yang memicu kondisi anhedonia.

Menurut para ahli, anhedonia bisa terjadi karena adanya perubahan aktivitas otak. Tidak hanya depresi, beberapa penyakit lain juga bisa menimbulkan perubahan pada aktivitas di otak apabila dibiarkan tanpa dirawat, seperti penyakit parkinson, diabetes, dan penyakit arteri kororer.

Selain itu, penggunaan obat-obatan terlarang dan zat adiktif tertentu juga bisa memicu anhedonia.

Jika Anda memiliki riwayat keluarga yang menderita skizofrenia, Anda memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami anhedonia. Hal ini dikarenakan skizofrenia merupakan salah satu faktor resiko dari kondisi ini.

Tidak hanya itu, ada juga beberapa faktor resiko lainnya, seperti:

  • Perisitwa traumatis atau stres yang baru terjadi
  • Riwayat pelecehan atau diabaikan
  • Penyakit tertentu yang mempengaruhi kualitas hidup
  • Gangguan makan

Umumnya, wanita memiliki resiko lebih tinggi untuk terkena anhedonia.

Diagnosa kondisi anhedonia oleh dokter

Saat Anda berkunjung ke dokter untuk memeriska kondisi anhedonia yang diderita, dokter terlebih dahulu akan melakukan wawancara medis untuk mengetahui gejala yang dirasakan serta suasana hati Anda saat itu.

Sebelum berkunjung ke dokter, Anda bisa juga membuat daftar mengenai gejala-gejala yang dirasakan. Penting bagi Anda untuk menyampaikan gejala secara detail dan terbuka.

Apabila dokter mencurigai adanya kondisi penyakit fisik yang mendasari anhedonia, Anda mungkin akan diminta untuk menjalani sejumlah pemeriksaan fisik. Pemeriksaan dapat berupa tes darah.

Read More Hidup Sehat

Kegiatan Favorit untuk Lari dari Kenyataan

Lari dari kenyataan adalah ciri gangguan mental

Biasanya istilah ini berkaitan dengan perilaku kurang baik atau tindakan yang dilakukan oleh seorang pengecut, yakni lari dari kenyataan. Padahal semua orang mengetahui bahwa banyak orang pernah lari atau sekadar ingin terhindar dari kenyataan. Hal itu bisa disebabkan beberapa faktor yang mampu membuat seseorang merasakan demikian.

Bisa karena capek secara fisik dan berujung bosan, capek hati, jiwa yang lelah atau hanya ingin pergi sejenak dari pergaulan yang tidak akan ada habisnya. Lari menghindar dari kenyataan bahkan sudah menjadi olahraga tersendiri bagi banyak masyarakat. Tak hanya berlaku bagi masyarakat kalangan bawah tetapi juga kalangan atas.

Kegiatan Favorit Lari dari Kenyataan

  • Nonton TV

Kegiatan paling sering dilakukan jika seseorang ingin pergi dari kenyataan yang dialami adalah menonton televisi. Perkembangan yang terjadi selama bertahun-tahun dari televisi kotak dengan tabung hingga monokrom layar tipis LED yang keren. Acara televisi masih menjadi pilihan terbaik bagi banyak orang untuk terhindar dari kenyataan.

Meskipun dalam beberapa acara atau program yang ditayangkan televisi dianggap berada di bawah standar kualitas modern. Namun, kebanyakan masyarakat tidak memiliki beragam jenis pilihan hiburan televisi. Tidak dipungkiri jika banyak orang yang mengatasi rasa bosan dengan melihat acara atau program hiburan di TV.

  • Membaca Buku

Banyak hal menarik yang ditawarkan buku, meskipun sebenarnya buku identik dengan kaum intelektual, tetapi buku bisa menjangkau semua masyarakat dari lapisan yang ada. Yang hanya perlu dibutuhkan adalah waktu luang, ketimbang menonton TV, membaca buku terbukti mampu memberi manfaat pada hidup lebih banyak.

Pada dasarnya, seseorang yang memilih buku sebagai pelarian secara tidak sadar dalam tempo waktu yang sama mereka justru menambah wawasan melalui buku yang dibaca. Selain itu, hal ini juga mampu meningkatkan kemampuan kognitif, deduktif, linguistik dan semantik yang dimiliki seorang manusia.

  • Main Game

Pada umumnya, bermain game untuk menghindari kenyataan banyak dilakukan oleh masyarakat dari kalangan remaja. Memainkan game ini sudah dapat dilakukan dengan mudah dengan menggunakan menggunakan media elektronik, misalnya seperti ponsel, komputer dan konsol. Pemain biasanya memiliki keterikatan emosional dengan game yang dimainkan.

Terutama terhadap karakter pada game tersebut, sehingga kondisi ini mampu memunculkan istilah bahwa seorang yang suka memainkan game dapat hidup di dua dunia berbeda. Namun demikian, banyak dari para pemain justru tidak dapat mengendalikan diri, hingga berujung pada pilihan cenderung memilih dunia game ketimbang dunia nyata.

  • Minum-minuman

Meski terdengar agak jadul atau jaman dulu, namun hingga saat ini banyak orang yang percaya bisa melupakan masalah mereka dengan mengonsumsi minuman beralkohol. Entah apa yang menjadi dasar seseorang untuk menenggak sedikit demi sedikit minuman alkohol, tetapi dengan kehilangan kesadaran seseorang juga sekaligus bisa melupakan kejadian yang baru saja menimpanya.

  • Bermain dengan Peliharaan

Meskipun tidak semua orang bisa untuk memelihara hewan, namun memiliki hewan peliharaan merupakan salah satu cara untuk bisa lari dari kenyataan. Tidak semua orang menggunakan hewan peliharaan mereka untuk mengalihkan pikiran, tetapi ada pula yang menjadikan hewan sebagai pelampiasan rasa emosional yang ada.

Ada yang marah, bahkan sampai menyiksa hewan tersebut, ini merupakan contoh buruk tetapi juga ada sisi positif. Bagi seorang dengan kepribadian cenderung menutup diri, bisa menjadikan hewan peliharaan sebagai temannya hingga bahkan ada manusia yang memilih untuk menikahi hewan peliharaannya di dunia ini.

Read More Kesehatan Mental

Manfaat Jeruk Kasturi yang Menyehatkan Tubuh

Berbeda dengan jeruk pada umumnya, jeruk kasturi punya aroma yang lebih harum. Air perasan buahnya bercita rasa masam saat sudah masak, dan pahit bila masih mentah. Biasanya, jeruk kasturi ini digunakan sebagai campuran masakan atau minuman. Di balik rasanya yang asam, jeruk ini punya banyak manfaat bagi kesehatan. Tidak heran, banyak orang yang rutin mengkonsumsinya.

Ada yang mengenalnya dengan sebutan jeruk kasturi, ada pula yang menyebutnya sebagai limau kasturi, bahkan tidak sedikit yang menjulukinya sebagai buah kalamansi. Apa pun nama yang Anda kenal, buah ini memiliki rasa yang khas dan kaya akan manfaat bagi kesehatan tubuh.

Jeruk Kasturi adalah jenis jeruk yang tumbuh pada pohon kecil yang mirip dengan semak dengan ketinggian maksimal 3-4 meter dan batang yang bercabang banyak. Buahnya bulat dan berukuran kecil mirip jeruk nipis, namun memiliki daging buah yang berwarna jingga.

Kulit dari buah jeruk Kasturi ini berwarna hijau tua saat masih muda, sedangkan saat sudah matang akan berwarna kekuningan. Saat masih muda atau pun sudah matang, rasa jeruk ini cenderung masam sehingga jarang dikonsumsi langsung dalam keadaan segar seperti jeruk Medan.

Limau Kasturi merupakan buah yang baik bagi kesehatan karena buah ini hanya mengandung sedikit kalori dan kaya akan serat. Sama seperti jenis jeruk lainnya, jeruk Kasturi ini juga kaya akan vitamin C, kalium, air, dan asam sitrat 5,5 persen yang memberi rasa asam pada daging buahnya.

Manfaat buah jeruk Kasturi

  • Mencegah kanker

Manfaat limau Kasturi ini dating dari kandungan vitamin C (asam askorbat) yang mencapai 40,2 mg/100 ml air dan flavonoid yang mencapai 1,4 mg/100 ml. vitamin C dan flavonoid ini dapat bertindak sebagai antioksidan yang mampu menetralkan oksigen reaktif yang dapat merusak sel tubuh dan bersifat kronis seperti kanker.

  • Meningkatkan imunitas tubuh

Kaya akan vitamin C, jeruk Kasturi sering dikonsumsi untuk meningkatkan imun tubuh. Kandungan antioksidan dan antibacterial dalam jeruk Kasturi juga dapat menstimulasi produksi sel darah putih, dan melawan dampak buruk dari radikal bebas.

  • Menurunkan kadar kolesterol jahat dan tekanan darah tinggi

Kemampuan flavonoid dalam menetralisir radikal bebas juga memiliki efek baik lainnya bagi tubuh, yakni mencegah terjadinya peradangan sekaligus menurunkan kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Flavonoid juga dapat mencegah naiknya tekanan darah atau dikenal dengan istilah hipertensi.

Sifat antihiperkolesterolimia dan antihipertensi pada jeruk kasturi ini juga sudah pernah diuji pada hewan yang diberi diet tinggi lemak dan tinggi kolesterol. Hasilnya, hewan yang diberi ekstrak jeruk kasturi secara rutin itu menunjukkan terjadinya penurunan lipid.

  • Meningkatkan kesehatan pernapasan

Kadar asam sitrus yang tinggi pada air jeruk Kasturi, dapat membantu mengurangi dahak dan lender penyebab infeksi. Selain itu, jeruk Kasturi juga bisa membantu meredakan peradangan di tenggorokan dan saluran pernapasan.

  • Mencegah penyakit kardiovaskular

Kandungan polifenol dalam jeruk kalamansi alias kasturi juga dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Meski demikian, khasiat ini belum bisa dijelaskan secara ilmiah sehingga klaim tersebut belum bisa menjadikan limau kasturi sebagai pengobatan alternatif pada penderita stroke atau penyakit kardiovaskular lainnya.

Read More Hidup Sehat

Tips Belajar Renang Si Kecil Jadi Lebih Mudah

Renang adalah salah satu jenis olahraga yang sangat diminati oleh sebagian besar masyarakat. Bahkan, sudah banyak orang tua yang mengajari anaknya cara berenang sejak kecil. Belajar renang adalah sesuatu yang menyenangkan bagi Si Kecil,  karena biasanya diiringi dengan lagu, mainan, dan games. Namun, bukan berarti anak bisa belajar renang diusia yang belum seharusnya.

American Association of Pediatrics (AAP) merekomendasikan waktu terbaik Si Kecil mulai belajar renang adalah saat berusia satu tahun. Hal ini tentunya untuk mencegah kejadian buruk yang tidak diinginkan, seperti tenggelam. Menjelang anak berusia satu tahun, para orang tua dapat mengajarkan anak tentang permainan air, keterampilan kesiapan berenang, dan keamanan di dalam dan di sekitar kolam renang.

Manfaat belajar renang pada anak.

Berenang dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan dan perkembangan mental Si Kecil. Bahkan, menurut Nuffield Health, tidak ada olahraga yang lebih baik untuk kesehatan secara keseluruhan selain berenang. Berenang baik untuk kesehatan jantung dan sirkulasi darah, membangun otot, serta membantu melepaskan endorfin, yaitu hormon yang menghilangkan rasa sakit dan stres alami pada tubuh, serta memberikan rasa bahagia.

Selain untuk kesehatan, berenang juga berperan penting dalam perkembangan mental Si Kecil. Dikutip dari Aquatica Swim Centre, manfaat belajar renang terhadap perkembangan mental anak adalah sebagai berikut.

  • Merangsang panca indera anak-anak.
  • Meningkatkan perkembangan otak dan emosi.
  • Pandai mengatasi rasa takut dan lebih percaya diri.
  • Melatih keterampilan interaksi sosial anak dengan teman-temannya.
  • Mengajarkan kedisiplinan pada anak.

Tips agar belajar renang Si Kecil jadi lebih mudah.

Anda sebagai orang tua dapat mengajarkan gaya renang sederhana pada anak, seperti gaya superhero. Gaya ini adalah posisi tubuh mengapung dengan meluruskan tangan ke depan sambil berpegangan pada tangan Anda. Namun sebelumnya, beberapa hal yang harus diajarkan kepada anak terlebih dahulu adalah:

  1. Melatih anak agar tidak takut dengan air.
  2. Buat aktivitas yang menyenangkan selama anak di dalam air.
  3. Lengkapi peralatan berenang Si Kecil dengan puddle jumper.
  4. Ajarkan teknik menahan napas di dalam air, salah satunya dengan meniup gelembung di air.
  5. Berikan waktu pada anak untuk bisa berenang dengan sering berlatih.
  6. Tidak kalah penting, berikan Si Kecil instruksi sederhana sehingga lebih mudah dipahami dan dipraktikkan.

Ketika belajar renang akan dimulai, maka Anda dapat mengawalinya dengan langkah berikut ini.

  • Masuk ke dalam air bersama-sama, pegang tangan Si Kecil untuk membantunya tetap mengapung di atas air.
  • Pegang anak Anda tepat di bawah ketiaknya. Minta Si Kecil untuk menghirup udara dan meniupkan kembali (hingga muncul gelembung) selama lima detik di bawah air untuk berlatih menghembuskan napas.
  • Biarkan anak Anda melayang selama lima detik di dalam air.
  • Pegang kembali Si Kecil tepat di bawah ketiaknya. Mintalah untuk meniup gelembung lima detik saat Anda berjalan perlahan ke belakang.
  • Minta Si Kecil menendangkan kakinya ke atas dan ke bawah.
  • Untuk belajar menarik napas, mintalah anak Anda mengangkat kepala, menarik napas, dan menggerakkan tangan mereka ke depan seperti harimau.
  • Ulangi gerakan-gerakan di atas beberapa kali.

Catatan dari SehatQ Jika Anda tidak dapat melatih anak berenang sendirian, Anda bisa menyewa seorang pelatih atau mengikutkan Si Kecil ke dalam sebuah kelas renang. Selain bisa berenang, banyak manfaat lain yang akan diperoleh Si Kecil dengan mengikuti kelas renang bersama pelatih handal dan teman-teman lainnya. Selain itu, Anda juga akan merasa aman dari bahaya buruk yang mungkin saja bisa terjadi selama anak belajar renang.

Read More Uncategorized

Benarkah Povidone Iodine (PVPI) Bunuh Virus Penyebab COVID-19 secara Efektif?

Anda mungkin telah mendengar berita bahwa povidone iodine (PVPI) dikatakan dapat membunuh virus penyebab COVID-19 secara efektif. Namun, apakah Anda mengetahui apa povidone iodine itu sebenarnya? Dan bagaimana bisa ia membunuh virus penyebab COVID-19? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, mari simak informasi terbaru dari WHO mengenai penyebaran SARS-Cov-2 terlebih dulu.

Berita teranyar yang dikeluarkan secara resmi oleh Badan Kesehatan Dunia, WHO, menginformasikan bahwa penyebaran SARS-Cov-2 memiliki risiko tinggi ditularkan lewat udara atau yang disebut dengan airborne. Pada awalnya, WHO menyatakan bahwa virus ini umumnya ditularkan melalui droplets.

Dengan adanya pembaharuan informasi ini, maka kita perlu untuk lebih waspada terhadap lingkungan sekitar. Menerapkan physical distancing, menjaga kebersihan diri, dan juga menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh, menjadi kewajiban yang perlu dipatuhi pada saat pandemi seperti ini.

Kesehatan tubuh, terutama kesehatan saluran pernapasan (respiratory hygiene) menjadi perhatian penting. Diketahui bahwa jumlah virus (virus load) SARS-Cov-2 paling banyak ditemukan di sekitar tenggorokan area belakang, tepatnya di bagian nasofaring dan orofaring yang berperan penting dalam sistem pernapasan manusia.

Ketika seseorang yang terinfeksi COVID-19 bersin, batuk, berbicara, atau bahkan bernapas, ia berisiko tinggi menularkan orang-orang di sekitarnya melalui microdroplet atau partikel yang berkurang sangat kecil dan dapat bertahan di udara untuk waktu yang cukup lama.

Microdroplet ini kemudian akan terhirup oleh orang-orang yang kebetulan berada di sekitarnya. Proses penyebaran virus ini dikenal sebagai proses penyebaran secara airborne.

Mengenal Povidone Iodine secara lebih dekat

Pernahkah Anda mendengar Povidone Iodine? Povidone Iodine (PVPI) adalah unsur yang dikategorikan dalam golongan antiseptik yang seringkali digunakan untuk mengatasi luka. Obat ini dipercaya dapat membunuh bakteri, virus, jamur, atau protozoa yang membahayakan tubuh, seperti virus penyebab SARS-Cov-2.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Tropical Infectious Disease Research and Education Centre (TIDREC) dari University of Malaya, Malaysia, memberikan hasil bahwa obat kumur dengan kandungan Povidone Iodine secara efektif dapat membunuh virus SARS-Cov-2 dalam waktu 15 detik saja.

Obat Povidone Iodine ini tergolong sebagai obat bebas yang mudah ditemui di apotek mana saja tanpa memerlukan resep dokter. Walaupun begitu, bagi ibu hamil, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu sebelum memutuskan untuk menggunakan PVPI sebagai obat kumur.

Mengenai efek samping yang ditimbulkan oleh Povidone Iodine, hingga saat ini diketahui bahwa terdapat risiko reaksi alergi dan hipersensitivitas. Walaupun begitu, kedua efek samping ini diketahui bersifat ringan dan tidak selalu muncul.

Dari penelitian lainnya, tidak ditemukan adanya efek samping dari penggunaan Povidone Iodine sebagai obat kumur dengan penggunaan rutin PVIP setiap hari selama 3 dan 6 bulan, serta 3 tahun.

Cara berkumur yang benar dengan povidone iodine

Manfaat obat povidone iodine ini dapat terasa maksimal, jika Anda berkumur dengan cara yang benar. Pada dasarnya, cara berkumur ini berbeda dengan berkumur setelah menyikat gigi.

  • Tuang 15-30 ml cairan obat kumur dengan kandungan PVIP ke dalam mulut dan berkumurlah selama 30 detik.
  • Lanjutkan berkumur sambil mendongakkan kepala sebesar 45 derajat ke belakang agar cairan obat kumur dapat mengenai area kerongkongan. Kumur selama 30 detik.
  • Buang cairan.

Setelah berkumur, Anda disarankan untuk tidak makan, minum, atau berkumur lagi dengan air selama 30 menit. Ulangi kegiatan ini selama 4 jam sekali atau 4-5 kali dalam sehari.

Read More Hidup Sehat