Tips Menurunkan Berat Badan dengan Diet Beras Merah

Ingin mencoba diet beras merah? Anda perlu tahu bahwa di antara banyaknya jenis nasi, diet beras merah adalah salah satu yang paling efektif. Jenis nasi merah memiliki kandungan protein dan serat yang tinggi jika dibandingkan dengan nasi putih. Namun, unggulannya adalah kandungan antioksidan di dalamnya.

Ada banyak manfaat diet nasi merah untuk kesehatan, terutama karena kandungannya yang tinggi nutrisi. Beberapa manfaat nasi merah di antaranya:

  • Tinggi serat

Berbeda dengan nasi putih, nasi merah mengandung serat yang sangat tinggi. Bahkan, serat di dalamnya sudah memenuhi 10% kebutuhan serat harian manusia. Makanan yang tinggi serat dapat mencegah masalah pada pencernaan. Selain itu, bagi mereka yang sedang menjalani diet nasi merah, tingginya serat membuat sensasi kenyang bertahan lebih lama sehingga berat badan terjaga.

·      Kaya nutrisi penting

Tak hanya serat, beras merah juga merupakan sumber zinc, zat besi, kalsium, magnesium, vitamin B, mangan, selenium, protein, dan juga potasium. Bahkan, kandungan zat besi dan zinc pada beras merah lebih tinggi ketimbang varietas beras lainnya.

·      Antioksidan

Warna merah pada beras merah menunjukkan tingginya antioksidan atau senyawa flavonoid di dalamnya, disebut antosianin. Substansi ini membantu menangkal zat radikal bebas berlebih dan mencegah seseorang terkena penyakit kanker atau tumor.

·      Menurunkan kolesterol

Diet nasi merah juga baik untuk menurunkan kolestrol jahat dalam tubuh. Kandungan antosianin ternyata tak hanya bertindak sebagai antioksidan saja, tapi juga anti-peradangan serta mencegah penyakit jantung. Tak hanya itu, diet nasi merah juga dapat menekan risiko seseorang mengalami obesitas.

·      Bagus untuk penderita diabetes

Orang yang menderita diabetes sangat disarankan mengonsumsi beras merah karena kandungan indeks glikemiksnya hanya 55, sementara rata-rata varietas beras lain memiliki indeks glikemiks 70.

Penderita diabetes masih bisa memilih alternatif pengganti nasi putih yang lebih aman seperti beras merah. Jangan lupa untuk mengatur porsi sesuai dengan kebutuhan dan tidak berlebihan.

Batasan konsumsi beras merah dalam sehari

Saat menjalani diet beras merah, ada beberapa batasan asupan yang diperlukan tubuh setipa harinya. Buat ukuran porsi, setiap orang memiliki batasan yang berbeda-beda. Ada yang mengonsumsi porsi kecil dengan frekuensi lebih sering atau normal sebanyak 3 kali dalam sehari.

Jika Andan ingin menurunkan bedat badan, sebaiknya mengonsumsi beras merah sebanyak 158 gram atau setara dengan satu cangkir. Beras merah yang mengandung lebih banyak serat dan membuat kita lebih cepat kenyang.

Pada sebuah penelitian, sekitar 40 wanita yang mengalami kelebihan berat badan mengonsumsi 150 gram beras merah atau setara 2/3 cangkir perhari salam enam minggu. Hasilnya mereka mengalami penurunan berat badan dan lingkar pinggang yang signifikan dibandingan dengan wanita yang mengonsumsi nasi putih.

Tips diet dengan beras merah

  • Sarapan

Buat Anda yang sedang diet, sarapan tetap perlu dilakukan untuk memberi energi saat beraktivitas seharian. Menu sarapan buat Anda yang ingin menjalani diet nasi merah adalah dengan mengonsumsi 5 sendok nasi merah, sayuran hijau yang dikukus dan 1 gelas jus buah.

  • Makan siang

Saat jam makan siang, kamu bisa mengonsumsi makanan dengan porsi yang lebih banyak dari sarapan. Porsi nasi merah yang bisa kamu konsumsi untuk makan siang adalah satu centong nasi. Pilihlah lauk yang sehat seperti telur, dada ayam dan ikan.

  • Makan malam

Saat makan malam, sebaiknya tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan berkarbohidrat tinggi. Cukup konsumsi setengah porsi nasi merah yang ditambah dengan pilihan lauk seperti salmon, sop, sayur bening, tumiis sayur atau tahu.

Read More Hidup Sehat

Pilihan Obat Luka Bakar Alami untuk Mengobati Luka Bakar

Luka bakar merupakan salah satu jenis luka yang paling umum dialami oleh sebagian besar orang. Beberapa contoh luka bakar yang sering terjadi dikarenakan terkena cipratan minyak saat memasak, ketumpahan teh atau kopi panas, terkena panas dari alat setrika, tersenggol knalpot motor, hingga terpapar sinar matahari.

Ada beberapa obat luka bakar alami yang dapat anda gunakan untuk mengobati luka bakar. Pengobatan alami untuk luka bakar ini dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan luka bakar, serta membantu meningkatkan penyembuhan luka bakar.

Proses pemulihan luka bakar ringan biasanya hanya sekitar 1-2 minggu dan tidak menyebabkan jaringan parut. Jika Anda mengalami luka bakar tingkat pertama dan tergolong ringan, bisa diobati dengan obat luka bakar alami berikut ini.

  1. Aliri dengan air dingin

Sebagai pertolongan pertama untuk mengatasi luka bakar ringan adalah aliri dengan air dingin selama 20 menit. Anda juga bisa mengompres luka bakar dengan menggunakan kain yang sudah dibasahi air dingin selama 5-15 menit. Cara ini mampu meredakan rasa nyeri dan pembengkakan.

Namun perlu diingat, jangan terlalu sering atau terlalu lama mengompres luka bakar dengan air dingin karena bisa menyebabkan luka bakar menjadi iritasi.

  • Lidah buaya

Lidah buaya merupakan bahan alami yang ampuh dalam mengatasi luka bakar. Hal ini dikarenakan kandungan zat antiradang yang terdapat pada lidah buaya mampu melancarkan sirkulasi darah dan memperlambat perkembangbiakkan bakteri.

Beberapa studi membuktikan bahwa lidah buaya efektif dalam mengobati luka bakar tingkat pertama dan kedua. Caranya oleskan gel lidah buaya yang segar langsung dari tanaman ke area kulit yang terkena luka bakar.

  • Oleskan madu

Madu ternyata bisa membantu menyembuhkan luka bakar ringan, karena kandungan zat antiradang, antijamur, dan antibakteri yang terdapat di dalamnya. Untuk mendapatkan manfaat tersebut, cukup oleskan madu pada area kulit yang mengalami luka bakar.

  • Hindari paparan sinar matahari

Area kulit yang mengalami luka bakar biasanya sangat sensitif terhadap paparan sinar matahari. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menghindari aktivitas di bawah paparan sinar matahari atau melapisinya menggunakan pakaian yang berlengan panjang.

Luka bakar dapat dibagi menjadi tiga tingkatan berbeda, yaitu tingkat pertama, kedua dan ketiga tergantung dari tingkat kedalaman kulit yang terkena. Untuk luka bakar tingkat pertama yang ringan harus diobati untuk mengurangi rasa nyeri, mencegah timbulnya infeksi, dan menyembuhkan kulit lebih cepat.

Beberapa waktu setelah mengalami luka bakar, lepuhan berupa gelembung akan timbul. Sebisa mungkin untuk tidak memecahkan gelembung luka bakar yang melepuh pada kulit. Memecahkan lepuhan luka bakar secara sengaja dapat menyebabkan infeksi.

Jangan pernah menunda pengobatan luka bakar karena dapat menyebabkan kondisi yang lebih serius. Oleh sebab itu, segera lakukan perawatan luka bakar menggunakan obat luka bakar yang tepat.

Read More Hidup Sehat

Apakah CT Scan Dapat Menyebabkan Kanker?

Pemeriksaan pencitraan medis merupakan alat diagnosa yang kuat. Pemeriksaan seperti CT scan misalnya, mampu menyediakan gambar tampilan tubuh bagian dalam. CT merupakan singkatan dari “computed topography” atau dalam Bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai topografi terkomputerisasi. Pada tes CT scan, pasien akan digerakkan masuk ke dalam pemindai sinar-X untuk mengambil gambar dari segala arah. Ini bertujuan untuk mendapatkan tampilan tubuh “cross-sectional” yang detail. CT scan sangat penting untuk diagnosa suatu penyakit yang akurat dan dini. Namun, beberapa pihak berpendapat bahwa radiasi yang di bawa CT scan dapat meningkatkan risiko kanker. CT scan merupakan sumber radiasi pengion yang cukup signifikan, yang dikenal dengan istilah karsinogen. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas Kedokteran Taipei tentang efek paparan radiasi pengion kadar rendah kepada orang dewasa terhadap kemungkinan berkembangnya tipe kanker tertentu, ditemukan bahwa paparan terhadap radiasi medis dari CT scan dihubungkan dengan meningkatnya risiko kanker tiroid dan leukima. Hasil penelitian ini diterbitkan ke dalam Spektrum Kanker JNCI.

Namun para peneliti lain memiliki kesimpulan bahwa tidak ada bukti radiasi kadar rendah dari alat pencitraan medis, seperti sinar-X dan CT scan, dapat menyebabkan kanker. Ditulis dalam Jurnal Onkologi Klinis Amerika, para peneliti menjelaskan bagaimana LNT model (linear no threshold), pertama kali diajukan sekitar 70 tahun yang lalu, digunakan untuk memperkirakan risiko kanker akibat radiasi dosis rendah dari pencitraan medis. James Welsh, seorang professor onkologi radiasi menyatakan bahwa risiko yang diestimasikan berdasarkan dari model LNT dan hanya sebatas teori saja, namun belum pernah didemonstrasikan melalui bukti empiris yang konklusif. Selanjutnya, model LNT tersebut juga mengacuhkan fakta bahwa tubuh manusia memperbaiki kerusakan akibat radiasi dosis rendah, sesuatu yang sudah berevolusi selama ribuan tahun pada hewan dan organisme lain yang secara terus-menerus terpapar radiasi yang muncul secara alami di lingkungan.

Apakah CT scan bebas risiko?

Risiko yang ditimbulkan CT scan sangat sedikit. Walaupun CT scan memberikan paparan radiasi dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan dengan sinar-X, risiko kanker yang disebabkan oleh radiasi sangat sedikit apabila Anda hanya melakukan satu kali pemeriksaan CT scan. Namun, risiko Anda terkena kanker dapat meningkat setelah beberapa waktu apabila Anda melakukan pemeriksaan sinar-X atau CT scan, terutama pada anak-anak yang berulang kali mendapatkan pemeriksaan dada dan perut. Selain itu, beberapa orang memiliki reaksi alergi terhadap zat pengontras. Hal ini dikarenakan kebanyakan zat pengontras mengandung iodin. Sehingga, apabila Anda memiliki reaksi alergi terhadap iodine di masa lalu, pastikan untuk memberitahukannya kepada dokter terlebih dahulu. Dokter mungkin akan memberikan obat alergi atau steroid yang dapat melawan potensi efek samping apapun apabila Anda memiliki alergi iodine namun tetap harus diberikan zat pengontras. Selain itu, penting untuk memberi tahu dokter apabila Anda sedang hamil. Meskipun radiasi dari CT scan tidak akan membahayakan janin Anda, dokter mungkin akan merekomendasikan metode pemeriksaan lain seperti ultrasound dan MRI scan untuk meminimalisir risiko.

Risiko kanker akibat CT scan sangatlah kecil. Dan tidak akan memberikan dampak negatif apabila Anda hanya melakukan pemeriksaan tersebut sekali saja. Manfaat yang dapat Anda dapatkan dari CT scan tentunya lebih penting. CT scan dapat memberikan diagnosa yang tepat dan akurat apabila Anda memiliki penyakit tertentu, sehingga perawatan yang dibutuhkan dapat dilakukan secepatnya.

Read More Hidup Sehat